Pers Covid19


LARISPA


Lawan COVID-19: Kemendag Terus Berjuang Tingkatkan Kinerja Perdagangan Indonesia Tetap Stabil di Tengah Pandemi COVID-19

harian9 author photo

JAKARTA| H9
Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jum'at (24/04) merilis, Kemendag berkomitmen terus meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia meski tengah menghadapi wabah pandemi COVID-19. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, perdagangan Indonesia pada triwulan I 2020 masih relatif stabil.

“Perdagangan Indonesia pada triwulan I 2020 relatif stabil di tengah sulitnya kondisi dunia karena adanya pandemic COVID-19 ini. Pertumbuhan perdagangan selama triwulan I mengalami penguatan didukung oleh naiknya kinerja perdagangan di sektor nonmigas,” katanya. 

Mendag menekankan, total ekspor selama triwulan I 2020 tercatat mencapai USD.41,79 miliar, atau meningkat sebesar 2,9 persen dibanding periode tahun sebelumnya. Peningkatan ekspor tersebut didorong oleh penguatan ekspor sektor nonmigas yang naik sebesar 6,4 persen, menjadi USD.39,49 miliar.

“Penguatan ekspor sektor nonmigas selama triwulan I 2020 didukung kinerja ekspor produk hasil industri dan beberapa komoditas pertanian yang nilai ekspornya meningkat masing-masing sebesar 9,7 persen dan 16,2 persen. Ekspor produk hasil industri tercatat naik dari USD.30,0 miliar menjadi USD.32,9 miliar, sedangkan ekspor komoditas pertanian naik dari USD.0,8 miliar menjadi USD.0,9 miliar,” jelasnya.

Selain itu, Mendag juga menerangkan, penguatan ekspor nonmigas selama tiga bulan pertama 2020 juga didorong oleh kenaikan ekspor ke beberapa negara mitra dagang Indonesia.

Nilai ekspor ke pasar tujuan yang tercatat mengalami kenaikan yang signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu: Swiss naik sebesar USD.234,1 juta atau 118,4 persen, Perancis naik sebesar USD.105,3 juta atau 64,9 persen, Singapura naik sebesar USD.713,8 juta atau 35,4 persen, Italia naik sebesar USD.89,6 juta atau 22,5 persen, Amerika Serikat naik sebesar USD.670,8 juta atau 16,1 persen, dan Tiongkok naik sebesar USD.732,1 juta atau 14 persen.

“Di tengah pandemi wabah COVID-19, kinerja ekspor nonmigas yang meningkat ini tentu sangat menggembirakan. Hal ini terjadi karena permintaan beberapa kebutuhan masyarakat dunia akan produk kesehatan dan kebersihan meningkat. Secara kumulatif, ekspor nonmigas triwulan I 2020 masih tumbuh positif,” ujarnya. (rel/wp.03)




Komentar Anda

Berita Terkini