Pers Covid19


LARISPA


Satu Pelaku Perjalanan Di Padangsidimpuan Ditetapkan PDP

HARIAN9 author photo

PADANGSIDIMPUAN | H9
Satu orang warga Kota Padangsidimpuan yang awalnya sebagai pelaku perjalanan, ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan kini dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan.

Informasi diperoleh, pada Kamis (02/04/2020) sekitar pukul 21:30, petugas dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Deasese (Covid-19) Kota Padangsidimpuan, mengendarai satu unit ambulans datang menjemput PDP tersebut ke kediamannya. Setelah diberikan penjelasan, PDP tersebut langsung dibawa ke RSUD Padangsidimpuan.

Pantauan di RSUD Padangsidimpuan, sejumlah warga kota Padangsidimpuan yang mendengar informasi tersebut, datang memadati halaman RSUD.

Rasa penasaran warga itu, diperkuat dengan keberadaan mobil dinas Wali Kota Padangsidimpuan bernomor polisi BB 1 F. Di situ, Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution juga terlihat berbincang dengan warga sembari mensosialisasikan pencegahan dan upaya memutus mata rantai Covid-19.

Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH mengatakan, data hingga Kamis (4/2) pukul 20:00, jumlah pelaku perjalanan yang berhasil dijaring di Kota Padangsidimpuan sebanyak 1.292 orang .

Dari 1.292 orang pelaku perjalanan ini, kata Walikota, terdapat 11 orang dalam pemantauan (ODP), 63 orang yang sudah selesai observasi dan 1 orang yang sudah ditetapkan menjadi PDP dan 27 orang sudah kembali ke kota asalnya.

Walikota menjelaskan, riwayat PDP tersebut merupakan pelaku perjalanan dengan nomor urut 459, pada tanggal 31 Maret 2020, dari hasil observasi statusnya ditingkatkan menjadi ODP.

Pada 2 April 2020, yang bersangkutan sesuai dengan hasil diagnosa dokter, status yang bersangkutan ditetapkan menjadi PDP dan kini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Padangsidimpuan.

“Yang harus kita pahami, dengan status PDP ini bukan berarti positif Corona. Kita masih harus menunggu hasil tes swab PDP ini dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Jakarta. Tes swab ini mengambil sampel cairan tubuh pasien dicampur dengan senyawa kimia untuk menentukan seseorang positif atau negatif Corona,” jelas Irsan.

Informasi Valid Gusus Tugas
Irsan menambahkan, satu-satunya informasi resmi terkait Covid-19 adalah informasi yang rilis dikeluarkan oleh gugus tugas. Karenanya, warga kota Padangsidimpuan diharapkan agar tidak menyampaikan informasi yang belum valid atau belum terkonfirmasi guna menjaga suasana di kota Padangsidimpuan senantiasa kondusif.

“Kita juga berharap agar warga Kota Padangsidimpuan senantiasa mengikuti seluruh imbauan dan ketetapan yang dibuat pemerintah mulai dari social distancing, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), tidak berkumpul-kumpul dan lebih banyak berada di rumah. Gugus tugas akan bekerja maksimal dan sekuat tenaga dalam melakukan pencegahan dan mengendalikan Covid-19 di Kota Padangsidimpuan,” terang Walikota. (WD035)
Komentar Anda

Berita Terkini