Pers Covid19


LARISPA


Sehari Jelang Ramadhan, Warga Ziarah ke TPU Pasar Sibuhuan

HARIAN9 author photo

PALAS| H9
Dalam Satu Hari terakhir ini sejumlah  warga mendatangi TPU Pasar Sibuhuan yang berlokasi di Lingkungan IV, Banjar Kubur, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, untuk melakukan ziarah dan memanjatkan doa bagi kerabat mereka yang telah meninggal dunia.

Pantauan harian9.com, Satu Hari lagi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1441 H tahun 2020, sudah menjadi tradisi bagi sejumlah warga untuk berziarah ke makam keluarga atau kerabat untuk mendoakan mereka.

Akan segera tiba. Sejumlah warga berbondong-bondong melakukan ziarah ke makam keluarga mereka. 

Salah seorang di antaranya adalah pegawai swasta di kawasan ibu kota ini,  bernama Rahmad. Pria berusia 45 tahun itu berziarah ke makam keluarga dan makam keluarga dari istrinya di TPU Pasar Sibuhuan, kabupaten padang lawas ini.

"Menjelang Ramadhan. Kalau setiap Ramadhan pasti (ziarah)," kata Rahmad saat ditemui di lokasi, Kamis (23/04/2020).

Rahmad bersama keluarga mengaku rutin berziarah ke makam keluarganya di TPU Pasar Sibuhuan. Meski begitu, dia harus tetap meminta bantuan kepada keluarga untuk mengarahkan dan membersihkan lokasi makam yang dituju.

"Mangkanya itu harus bersih, patokannya deh. Kalau pas kita datang, makam keluarga kita selalu bersih. Karena pertambahan makam kian hari kian banyak, Kan harus ada keluarga kelurga terdekat yang rawat," kata Rahmad, sembari melihat kearah makam keluarganya itu.

Rahmad berziarah ditemani dengan istri dan dua anaknya serta keluarga yang tinggal di kampung kita ini, ucapnya . Alasan dia berziarah karena menghargai keluarga yang telah meninggal lebih dulu.

"Karena mungkin menghargai yang sudah almarhum. Kalau mereka (ALM-Red)kan, kalau dalam Islam, kalau Ramadhan dia kan balik, bahasanya gitu," imbuh dia.

Kedatangan para peziarah ke TPU Pasar Sibuhuan ini pun menjadi berkah bagi pedagang buah dan warung-warung disekitar tempat pemakaman tersebut. Salah seorang di antaranya yaitu Sabrina yang sudah berjualan di lokasi TPU pasar sibuhuan, kurang lebih sudah tiga tahun terkhir ini berjualan.

Sabria menjual dagangannya dengan harga yang beragam. Tahu goreng yang dia jual seharga Rp  seribu perbiji, sedangkan agua gelas dan botol, dijual seharga biasanya saja.

"Kan sudah hampir seminggu lebih ya, kadang rame, 2 hari rame, ke sininya sepi. Kemarin sepi, sekarang rame. Beda-beda," ujar Sabrina.

Namun, menurut Sabrina, hari-hari menjelang Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini dinilai lebih sepi dibanding tahun lalu.

"Tahun ini sih beda sama tahun kemarin ya. Kalau tahun kemarin sebelum puasa itu udah rame banget yang ziarah. Sekarang kayaknya berkurang jauh lah bang. Jadi pendapatan juga agak turun drastis, maklumlah bang ini kan lagi wabah covid-19, jadi yang pulang kampung tidak seberapa," ucapnya kepada awak media ini.


Komentar Anda

Berita Terkini