Pers Covid19


LARISPA


Warga Palas Geger Menemukan Mayat Hanyut di Arus Aliran Sungai

HARIAN9 author photo

PALAS| H9
Warga Palas digegerkan dengan penemuan mayat pria dalam kondisi hanyut di aliran Sungai Batang Taris, yang merupakan gabungan sungai Barumun tepatnya di Desa Tangga Bosi, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Jumat (24/04/2020).

Informasi yang dihimpun dilokasi, mayat lelaki tersebut ditemukan sekira pukul 12.00. Masyarakat langsung melaporkan penemuan mayat laki-laki yang indentitasnya belum diketahui ke Polsek Barumun. Korban diperkirakan berusia 70an tahun dan saat ditemukan korban hanyut hanya memakai kaos singlet warna putih dan celana dalam.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, Kapolsek Barumun AKP Suprihanto P dan Kanit Reskrim Aiptu Syaiful Bahri dan Kanit Intel Ipda P.Tampubolon dan anggota segera menuju lokasi TKP penemuan mayat tersebut.

Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito melalui Kapolsek Barumun AKP Suprihanto mengatakan, korban diketahui bernama Baginda Syarip Hasibuan diperkirakan berusia70an tahun warga Jalan Veteran Lingkungan II, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.

Petugas langsung dibantu masyarakat turun ke sungai untuk mengangkat korban hanyut dalam kondisi telah meninggal dunia untuk dibawa ke pinggir sungai.

“Setelah dilakukan pengecekan awal, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Informasi keluarga Anak kandung korban Abdul Rajab Hasibuan (51) yang datang ke lokasi menetangkan, bahwa ayah kandungnya Jumat sekira pukul 05.30 dari rumah menuju sungai untuk BAB (buang air besar)," katanya.

Karena khawatir, Lalu pihak keluarga berusaha mencarinya namun tetap tidak dapat ditemukan. Lalu mendengar kabar ada penemuan mayat hanyut, cukup jauh dari kampungnya ternyata memang korban meninggal yang tengah dicari sejak siang.
“Setelah itu ayah tidak pulang ke rumah. Keluarga berusaha mencari tahu keberdaannya, namun belum diketahui. Hingga akhirnya tadi baru dapat kabar ditemukan di Desa Tangga Bosi, Kecamatan Lubuk Barumun.

Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi aliran sungai Batang Taris, korban dibawa oleh ambulance ke RSUD Sibuhuan untuk pemeriksaan medis secara luar saja, karena keluarga menolak untuk di (VER) visum et repertum. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini