Data Amburadul, Warga Lakukan Aksi Depan Kantor Lurah Bukit Kubu Besitang

HARIAN9 author photo
BESITANG| H9
Akibat carut-marutnya data Nama yang diterbitkan Pemerintah Dinas Sosial Kabupaten Langkat.membuat para masyarakat di Daera ini merasa Kecewa.sebap sejak selasa 12 Mei 2020 dispanduk yang terpajang di depan Kantor lurah.

Beberapa Nama yang tertera di baleho tesebut merupakan Warga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)dan Nama.Nuraini juga disebut-sebut suaminya merupakan ASN yang tercatat di Dinas Pendidikan Kabupaten langkat.

Saat penyaluran Bantuan Sosial berlangsung Rabu(13/5/20) di Kantor lurah Bukit kubu Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, sekitar 25 orang warga lingkungan Vlll Simpang tiga mendatangi kantor pemerintah itu sambil membawa Karton bertuliskan, "kami muak. Ganti lurah Bukit kubu dan kepling Vlll.

Menurut Muin warga lingkungan Vlll Simpang tiga yang bersama puluhan kaum ibu Rumah Tangga mengatakan mereka kecewa kepada Lurah dan Kepling karna sebagai warga miskin tidak mendapat Bantuan Sosial, sedangkat orang yang sudah meninggal dunia malah namanya ada di baleho.

Warga juga mengatakan diantara nama yang terpajang di baleho beberapa diantaranya adalah warga yang telah menerima bantuan dari pemerintah di Program Keluarga Harapan (PKH).

Mereka juga mengatakan adajuga warga yang telah meninggal dunia tapi namanya ada tertera di sepanduk.

Lurah Bukit Kubu, Fitriani S.Sos didampingi Babinkamtipmas.Babinsa sempat menemui para pendemo karna tidak berhasil untuk dijelaskan. Akhirnya warga pendemo pergi meningalkan kantor lurah.

Menurut Muin bersama para pendemo yang lainya.hal ini akan disampaikan ke Polsek Besitang tandanya.

Fitriani mengatakan kedatangan mereka untuk minta jatah Bansos. Namun nama mereka kebetulan tidak ada, maka sesuai intruksi Bupati Langkat para warga miskin akan didata lagi dan datanya akan di kirim ke Pemerintah Provisi Sumut, maka bantuan nya nanti akan disalurkan melalui anggaran APBD Sumut.

"Dan hal ini sudah kami sampaikan kepada pendemo namun mereka ngotot agar paket bantuan yang sudah ada itu yang mereka mau," ujarnya.(WD45)
Komentar Anda

Berita Terkini