Pers Covid19


LARISPA


Data Warga Miskin di Besitang Diajukan ke Dinsos Sumut

HARIAN9 author photo
BESITANG| H9
Guna mengevaluasi seluruh data warga Miskin.terdampak Cavid-19 untuk Bantuan Sosial (BANSOS) yang akan diajukan ke tingkat Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara. Seluruh Lurah, Kepala Desa dan para Kepling, Kadus  se-Kecamatan Besitang.

Mereka lakukan Pertemuan di gedung balai pertemuan Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat. Acara itu turut dihadiri Camat Besitang H.Ibnu Hajar S.Sos Kapolsek Besitang.AKP Adi Alfiyan SH.DanRamil 14 Kapten Infantri Asman Riadi.diwakili Pelda Mansyur

Camat Besitang H.Ibnu Hajar S.Sos dalam sambutannya mita kepada kepada para Lurah dan Kepala Desa.Juga para seluruh Kepala Lingkungan dan Seluruh Kepala Dusun agar mendata seluruh warga miskin jangan sampai ada yang tertinggal.

Namun Kata Cama pendataan itu harus mengikuti mekanisme yang ada sesuai dengan Keritaria di By Name by Adress dan para kepling dan Kadus merupakan pemerintah yang lebih mengetahui. Kondisi kehidupan warganya maka kata Camat bekerjalah dengan sebaik- baiknya.

Demikia juga para lurah dan Kepala Desa tolong semua perangkatnya diperdayakan dan harus tetap lakukan kordinasi bersama Banbinkamtipmas dan Babinsa.Camat juga mengatakan setiap Kepling dan Kadus yang mengantarkan peket Bansos ke alamat Penerima jangan coba-coba meminta uang transport.

"Kami dari Kepolisian selama ini terus bekerja turun langsung dari Dusun ke Dusun hinga kepeloso bahkan ada warga miskin yang tidak terdata sehinga tidak mendapatkan Bansos," kata Kapolsek.

Kaposek mengingatkan kepada seluruh Kepling dan para Kadus dalam pendataan ini jangan Coba-Coba ada yang bermain Karna Disini ada Sanksi Hukumnya dan jangan orang mampu didata orang miskin di biarkan, ini juga nanti bisa bermasalah.

Terkait adanya usulan data Ke Dinsos pemerintah Provsu.Eva Mayandari S.E selaku TKSK Kecamatan Besitang dikonfirmasi Harian9.com Sabtu(16/5/20)mengatakan Data warga Miskin se-kecamatan Besitang yang telah diusulkan hampir 3.000 KK.Kapan Realisasinya pihaknya belum tau.(WD45)
Komentar Anda

Berita Terkini