Dihari Ketiga, Pemkab Palas Salurkan BST Tahap Pertama

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Masyarakat miskin di kelurahan Pasar Sibuhuan, eks Kecamatan Barumun, yang terdiri dari kecamatan lubuk barumun, ulu barumun, barumun selatan, dan barumun baru Kabupaten Padang Lawas di hari ketiga tahap pertama untuk penerima manfaat program Bantuan Sosial Tunai (BST) mencairkan bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial RI sebesar Rp.600.000. Per kepala keluarga.

Bantuan sosial tunai ini disambut antusias masyarakat, lantaran bertepatan di bulan puasa, dimana bulan ini penuh berkah.

Untuk hari ketiga tahap pertama ini, Kantor Pos Indonesia Cabang Sibuhuan mencairkan dana kepada 270 kepala keluarga yang terimbas covid 19.

Amatan Harian9.com di lokasi Kantor Pos, masyarakat terlihat tidak lagi terlalu berdesakan seperti dihari pertama kemarin untuk bisa mencairkan dana tersebut. Namun karena terlalu bersemangat membuat masyarakat Palas walaupun tidak mengerti apa yang disebut protokol kesehatan dan tidak menjaga jarak (Pysical Distancing).

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas Bustami H. Kepada wartawan melalui Telepon selulernya Kamis (14/5), di Sibuhuan.

Ia mengatakannya, penyaluran Bansos ini kepada masyarakat penerima kita mengikuti petunjuk dan arahan dari Kementerian Sosial dimana sebelumnya pihak Kemensos telah membuat kerjasama dengan pihak Kantor POS, sehingga kita telah mengarahkan masyarakat untuk langsung ke Kantor POS sesuai jadwal yang telah kita tetapkan hari, tanggal per Desa.

Kadis menjelaskan, untuk Kabupaten Padang Lawas kita punya 4 (empat) Kantor POS, yakni di Sibuhuan, Sosopan, Binanga dan Sosa. sehingga dengan jadwal perdesa yang telah kita tetapkan masyarakat merasa aman, tidak terjadi desak desakan dan untuk tahap pertama jumlah keseluruhan se Palas mencapai 8.000 penerima, dan sisanya akan langsung disalurkan setelah selesai penyaluran tahap pertama.

Menurutnya, penerima BST tersebut bukan berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bentuk bantuan apapun yang berasal dari pemerintah. “Mereka hanya mendapatkan pembayaran jaminan kesehatan yang terdampak covid-19 yang dibayarkan oleh APBN,” ungkapnya.

Selain itu, kadis menambahkan, bahwa bantuan tersebut akan terus digelontorkan oleh pemerintah pusat kepada warga yang terdampak Covid-19 selama 3 bulan kedepan atau diperkirakan sampai dengan Juni 2020 mendatang.

“Untuk tahap pertama ini warga yang mendapatkan bantuan ini melului kantor Pos Indonesia sesuai dengan data yang diterima pihak kantor pos di empat kantor pos tersebut” ujarnya.

Lanjutnya memaparkan, BST yang dibagikan tahap pertama ini adalah untuk bulan April. Karena baru bisa dicairkan di bulan Mei oleh sebab itu rencananya pada Bulan Mei akan dibagikan lagi untuk tahap keduanya.

“Sehingga nanti untuk tahap ketiga yakni untuk periode bulan Juni, akan selesai tepat waktu,” harapnya.

Adapun syarat untuk pengambilan dana BST tersebut, yakni harus membawa KTP dan KK asli. Ia menerangkan, alasan mengapa harus melampirkan KK juga, hal itu dikatakannya untuk mempermudah jika ada penerima bantuan yang sedang sakit atau tidak bisa berjalan ke lokasi pencairan. Pungkasnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini