Masjid Agung Medan Diharapkan Operasional mulai Idul Adha Tahun Ini

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Masjid Agung di Jalan P Diponegoro Medan diupayakan dapat dipergunakan mulai Shalat Idul Adha 1441 H tahun ini. Untuk itu, kontraktor pelaksana diminta mamacu pengerjaannya lebih maksimal lagi.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung, Hendra DS, kepada wartawan di Medan, Rabu (6/5), saat meninjau kondisi terakhir pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Sumut itu.

Hendra dapat memaklumi akibat pandemi Covid-19 banyak pekerja proyek pulang kampung namun dia optimis kontraktor pelaksana dapat mengatasi permasalahan itu sehingga pengerjaan pembangunan tidak terkendala.

“Kita minta kontraktor pelaksana lebih mempercepat pekerjaannya agar dapat difungsikan untuk ibadah umat Islam,” kata Hendra DS usai kunjungan mendadak bersama Bendahara BKM Bandy Verandy, Ketua Bidang Donal Sidabalok, Sofyan Yahya, Ahmad Arif, dan Didit BD.

Anggota DPRD Medan dari Partai Hanura juga merespon pertanyaan tentang operasional masjid yang nantinya dapat menampung 5.000 jemaah ini.

“Kalau digunakan untuk sholat Idul Fitri, saya kira gak terkejar, tetapi untuk sholat Idul Adha, Insya Allah, Masjid Agung ini rampung dan dapat kita gunakan untuk beribadah,” ujar Hendra.

Dari pengamatannya, pembangunan Masjid Agung, yang peletakan batu pertamanya dilakukan Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaefuddin pada Jumat,15 Januari 2016 lalu ini, terlihat sudah 60-70 persen.

“Fisiknya saya kira sudah 60-70 persen, kubahnya juga sudah terlihat dari jalan,” sebut Hendra DS.

Menurutnya, warga sudah dapat melihat bentuk dan posisi pembagunan masjid yang bersebelahan dengan Kantor Gubernur, di Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

Lebih lanjut, Hendra DS juga meminta kepada segenap lapisan masyarakat untuk menyalurkan infaqnya bagi pembangunan masjid yang nantinya akan menjadi mesjid termegah dan direncanakan memiliki menara setinggi 199 meter.

“Kita minta masyarakat mari salurkan infaq agar pembangunan Masjid Agung cepat selesai dan dapat kita gunakan bersama,” ujar Hendra.

Apresiasi

Hendra DS juga menyampaikan aspirasi dan penghargaan kepada Gubsu Edy Rachmayadi yang juga Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung.

“Kita apresiasi Gubsu yang sudah memberikan perhatiannya terhadap pembangunan Masjid Agung, dan kita berharap dengan dukungan beliau, masjid yang kita banggakan segera rampung,” katanya.

Gubsu sudah meninjau pembangunan Masjid Agung yang bersebelahan langsung dengan Kantor Pemprov Sumut, Rabu 19 Februari 2020.

Hendra DS menambahkan, kehadiran Gubsu tentu saja mendorong semangat bagi para pekerja untuk bertugas lebih maksimal menyelesaikan tugas mereka.

Hendra menambahkan, pembangunan Masjid Agung Medan perlu dilakukan, mengingat jumlah jamaahnya sangat banyak.

Masjid Agung Kota Medan dibangun 47 tahun lalu, dan terakhir kali dilakukan renovasi pada tahun 1994.

Jika rampung nanti, akan ada ruang serba guna yang bisa menampung sekitar 1.200 orang, ruang transisi 500 orang, kapasitas parkir 400 mobil dan 1.000 sepeda motor.

“Pembangunan masjid baru ini memanfaatkan dan mempertahankan bangunan masjid lama serta dibangun di samping masjid lama. Jadi masjid tetap berfungsi, dan bisa digunakan untuk aktifitas ibadah,” jelas Hendra DS. (rel/smsi/pr-02)
Komentar Anda

Berita Terkini