Penyaluran Paket Sembako di Besitang, Para Kepling Adakan Rapat

HARIAN9 author photo
LANGKAT| H9
Sebagai bentuk bantuan untuk sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak Pandemic Covid-19 pemerintah Kabupaten Langkat sejak 5 Mei 2020 telah menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga kurang mampu.

Penyaluran paket sembako yang dijadwalkan pada Selasa 12/Mai 2020 sebanyak 3.320 paket akan disalurkan untuk warga masyarakat miskin di 3 kelurahan 6 Desa se Kecamatan Besitang,

Sampai berita ini diturunkan.Harian9.com.hanya mendapatkan data jumlah penerima untuk tiga Kelurahan masing-masing Kampung lama sejumlah 293 paket.yang akan disalurkan kepada warga miskin di 6 lingkungan, Kelurahan Bukit kubu 357 Paket juga akan disalurkan kepada warga kurang mampu di 10 lingkungan.sedangkan Kelurahan Pekan Besitang barjulah 547 paket yang akan dibagikan kepada warga Duafa di 12 lingkungan.

Sementara daftar jumlah penerima untuk 6 Desa.belum berhasil didapatkan.sebap Eva Mayandari SE sebagai TKSK Kecamatan Besitang, ketika ingin ditemui Senin (11/5/20) salah seorang Stap kantor kecamatan mengatakan Eva sedang berada di Stabat.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan muncul pada hari penyaluran paket bantuan tersebut.

Lurah Bukit kubu Fitriani S.Sos adakan rapat bersama 10 Kepala lingkungannya.
dihadapan para kepling Fitriani mengatakan.jumlah warga miskin di 10 lingkungan yang telah diajukan datanya

"Sekitar 500 lebih namun data yang turun dari Dinas sosial Kabupaten langkat hanya 357 KK ini bukan bearti Lurah dan para kepling tidak bekerja tapi alasan kabupaten data ini sesuai kuota maka..kami sebagai pemerintah Kelurahan cukup pusing,"kata Fitriani.

Maka pada hari ini "kami bersama para kepling mengadakan rapat.dan sesuai intruksi Bupati langkar agar para kepling kembali melakukan pendataan terhadap warga miskin yang belum terdata termasuk para pengali kubur, penjaga mesjid dan anggota kelompok tani yang diluar penerima PKH dan bantuan sosial lainnya dari pemerintah.kata Fitriani.

Dia juga mengatakan Karna sebelumnya PPL pertanian juga minta data para kelompok tani ke pemerintah kelurahan. Namun sampai hari ini informasinya tidak jelas maka sesuai dengan surat bupati langkat prihal untuk dilakukan pendataan dari itu para anggota kelompok tani yang tidak mampu harus di data yang sesuai dengan kriteria.(WD45)


Komentar Anda

Berita Terkini