-->

Sekda Asahan Mediasi Perseteruan Kades dan BPD Sei Nadoras

HARIAN9 author photo
KISARAN| H9
Perseteruan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kades Sei Nadoras berakibat mandeknya Pencairan dana desa tahun 2020 akibat perseteruan Kades dengan BPD Sei Nadoras yang berakibat LKPJ APBDes 2019 tidak ditandatangani diduga bermasalah.

Terkait hal tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan, Taufik Zainal Abidin akhirnya turun tangan menyelesaikan perseteruan antara Kades Sei Nadoras dengan BPD.

Ditemui usai memediasi pertemuan BPD dengan Kades, Selasa (19/05/2020) diruangannya, Taufik mengatakan perselisihan sudah selesai dan kedua belah pihak diminta secepatnya menata kembali serta memperbaiki pemerintahan didesa agar pembangunan dapat terlaksana.

” Ada tiga catatan penting dalam pertemuan tersebut, pertama BPD menandatangani LKPJ APBDes, kedua, terkait perangkat desa, Kades harus melaksanakan penjaringan sesuai aturan yang berlaku dan terakhir Kades dan BPD sebagai mitra harus selalu berkoordinasi demi kemajuan pembangunan di desa, ” jelas Sekda. 

Camat Bandar Pasir Mandoge, Poniman kepada media menyampaikan hal yang sama bahwa permasalahan Kades dan BPD telah selesai. ” BPD dan Kades sudah islah dan berdamai. LKPJ APBDes 2019 sudah ditandatangani, ini lagi disiapkan perbaikannya, ” ujar Poniman didampingi Kades Sei Nadoras, Khairul Sirait.

Sementara, Ketua BPD Kusni Butar-Butar, didampingi anggota, Iswanda dan Fajar, membenarkan perselisihan pihaknya dan Kades telah selesai dan mereka sudah menandatangani LKPJ APBDes 2019 tersebut.

” Persoalan sudah selesai. Namun, kami menunggu apakah Kades merealisasikan apa yang disampaikan Sekda, ” ucap Kusni sembari mengapresiasi ketegasan Sekda dalam menyelesaikan persoalan mereka.(WD032)
Komentar Anda

Berita Terkini