TGTP Covid-19 Sibolangit Kunjungi Keluarga PDP Covid-19 yang Meninggal

HARIAN9 author photo
SIBOLANGIT| H9
Seorang terduga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Dusun I, Desa Sikeben, Kecamatan Sibolangit meninggal dunia, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Sibolangit melakukan kunjungan ke rumah keluarga terduga PDP, Rabu (27/5).

Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Sekaligus Camat Sibolangit Febri Gurusinga SSTP MSP mengatakan Pihaknya mendapat informasi ada warga di Kecamatan Sibolangit, meninggal diduga akibat Covid-19.

Adanya informasi ini, Febri Gurusinga bersama Danramil Sibolangit Kapten Arm Jusak Sembiring, Kepala Puskesmas Bandarbaru drg Sri Astuti Haryani, bidan desa, Kadus Eli Pianus Depari, FKDM Kecamatan serta pemerintahan Desa Sikeben menuju rumah keluarga korban.

"Informasi ini sesuai keterangan yang dikeluarkan RSU Kabanjahe dan sudah dikebumikan di Simalingkar B Medan," kata Febri Gurusinga kepada wartawan.

Setelah bertemu keluarga korban, Febri Gurusinga menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga korban, sekaligus mempertanyakan riwayat penyakit korban. Menurut informasi yang diperoleh baik dari keluarga dan pemerintah desa, bahwa almarhumah semasa hidup mempunyai riwayat sakit sesak dan Diabetes Melitus (DM).

"Pada kesempatan ini, saya menyampaikan kunjungan kepada keluarga korban adalah mencari kebenaran tentang kematian korban, untuk meluruskan kebenaran apa yang sudah beredar di sosial media. Kita berharap hasil swab nantinya negatif Covid-19," ujarnya.
Kepada pemerintahan desa, Febri Gurusinga meminta agar mengimbau masyarakat tidak mengucilkan keluarga korban. Sebab, seandainya memang benar korban meninggal dunia akibat Covid-19, ini bukanlah aib dan bukan penyakit yang memalukan.

Pasca meninggalnya PDP, Puskesmas Bandarbaru akan lakukan rapid test terhadap keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.

drg Sri Astuti mengatakan dua atau tiga hari ke-depan, pihak Puskesmas Bandarbaru akan melakukan rapid test terhadap keluarga korban. "Kami berharap, keluarga tidak panik, ataupun cemas. Dan kami minta kepada keluarga melakukan karantina mandiri dan selalu dipantau pihak Puskesmas Bandarbaru," ungkapnya.(WM021)
Komentar Anda

Berita Terkini