Viral Di Media, Bantuan untuk Keluaga Ahmad Nasir Siregar Di Palas Mulai Mengalir

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Bantuan dari sejumlah dermawan mengalir kepada keluarga Ahmad Nasir Siregar seorang petani yang sakit paru-paru dan sesak napas ini, yang masih memiliki seoarang istri dan 4 anak kecil di Desa Ramba, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas, setelah kisahnya dimuat media palas kemudian di share lagi lewat akun facebook.

Terkait warga, hidup miskin yang tidak pernah terima bantuan pemerintah, banyak kalangan, elemen masyarakat yang merasa terharu, prihatin dan terpanggil untuk menyambangi kediaman keluarga Ahmad Nasir Siregar yang berdomisili di Desa Ramba untuk memberikan bantuan kepada keluarga tersebut.

Pantauan Harian9.com, Sejak Senin malam (04/5/2020) sampai malam ini, bantuan kepada keluarga tidak mampu itu terus mengalir.

Diantaranya bantuan datang dari lembaga Pemerintahan Kecamatan setempat, Anggota DPRD Palas dan Organisasi Kepemudaan dari AMPI., maupun pribadi terus berdatangan.

Dimana Ahmad Nasir Siregar bersama istrinya Jumraida Hasibuan dan keempat anaknya berdiam diri di sebuah rumah dengan ukuran 3 x 3 meter persegi, hanya bisa pasrah dengan kehidupan yang serba terbatas karena kesulitan ekonomi. ditambah lagi keadaan situasi pandemi Covid 19 saat ini.

Seperti yang dilakukan Camat Huristak Muhammad Lelan Daulay. yang mengetahui kisah memprihatinkan keluarga Ahmad Nasir ini melalui berita dari Media yang selanjutnya di share diakun facebook , Selasa (5/5/2020) sore tadi langsung mendatangi rumah warganya untuk mengantarkan bantuan kepada keluarga Ahmad Nasir Siregar yang sudah dua tahun belakangan ini menderita penyakit paru-paru hanya bisa terbaring lemas diatas tempat tidurnya..

Camat Huristak, Muhammad Lelan Daulay menuturkan, keluarga kurang mampu harus mendapat perhatian untuk kelangsungan kehidupan dan masa depan anak-anaknya yang masih membutuhkan biaya dan kehidupan yang layak.

Ia berharap, bantuan paket sembako ini dapat bermanfaat dan menbantu meringankan beban keluarga.

“Kita berharap, bantuan ini dapat menjadi pendorong semangat bagi keluarga ini, sehingga memberikan manfaat untuk tetap sabar dalam menghadapi cobaan hidup,” pungkas Camat.

Sebelumnya, Anggota DPRD Palas dari Dapil III Partai PAN, Ikke Taken Hasibuan langsung berkunjung ke rumah Nasir Siregar sembari memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai untuk keluarga, Selasa (5/5/2020).

“Ini masalah sosial yang semakin terus bermunculan di saat situasi sulit seperti ini, jadi sebaiknya kita tidak perlu mengaitkan ini dengan masalah politik. Malah sebaliknya kita semuanya harus saling menguatkan,” ajaknya.

“Saya sangat prihatin dan terpanggil secara hati nurani untuk memberikan bantuan paket sembako ditambah uang tunai kepada keluarga ini sebagai bentuk keikhlasan dan perhatian dengan sesama yang membutuhkan uluran tangan untuk meringan beban yang ditanggungnya,” tutur Ikke Taken usai memberikan bantuan paket sembako dan lainya.

Dikesempatan yang sama, Pengurus DPD AMPI Kabupaten Palas ini juga menyambangi rumah Ahmad Nasir Siregar di Desa Ramba sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap warga miskin yang luput dari perhatian pemerintah untuk membantu keluarga ini.

“Bantuan paket sembako kepada Ahmad Nasir Siregar dan istri Jumraida Hasibuan sebagai wujud panggilan hati nurani dan keprihatinan terhadap warga miskin yang harus mendapat perhatian dari semua pihak,” kata Ketua DPD AMPi Kabupaten Palas, Mardan Hanafi Hasibuan.

Mardan menambahkan, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringan beban kebutuhan sehari-hari untuk keluarga Nasir Siregar yang menderita penyakit paru-paru dalam kondisi yang cukup memprihatinkan.

"Akibat penyakit yang diderita Nasir Siregar dengan kondisi kurus kering hanya pasrah dengan keadannya yang cukup memprihatinkan. Ia hanya bisa terbaring di tempat tidur selama dua tahun belakangan ini,” tutur Mardan setelah menerima laporan dari pengurus DPD AMPI yang menyampaikan bantuan paket sembako.

Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk meringan beban keluarga Ahmad Nasir Siregar sebagai bentuk panggilan hati nurani yang peduli dengan sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan ini untuk selalu bersedekah dan membantu sebagai ibadah. ungkap Mardan.

Dikabarkan sebelumnya, Salah satu keluarga warga miskin di palas tersebut bernama Ahmad Nasir Siregar (52), warga Desa Ramba Kecamatan Huristak.

Banyak program untuk kelurga miskin dengan kucuran uang yang tidak sedikit dikampanyekan pemerintah. Dari pusat hingga daerah, para pejabat berkampanye bahwa mereke serius menangangi kemiskinan. Sayangnya, Ahmad Nasir, dan keluarganya tidak masuk dalam daftar orang miskin yang layak dibantu.

Alhasil, Ahmad Nasir pun sama sekali tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah penerima manfaat Program Keluarga harapan (PKH), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan langsung atau bantuan nontunai, maupun bantuan lainnya.

Meskipun program pemerintah yang mengatasnamakan kemiskinan sering digembar-gemborkan, namun keberadaan Ahmad Nasir, istri dan ibunya serta keempat anaknya seolah-olah tidak diakui oleh pemerintah.

Nama Ahmad Nasir, Jumraida Hasibuan (Istrinya) dan ibunya serta keempat anaknya  tidak pernah masuk dalam daftar warga yang mendapat bantuan apa pun. Nama mereka tidak pernah masuk Program Keluarga Harapan (PKH). Apalagi, program bedah rumah yang sudah bertahun-tahun dilakukan pemerintah. Padahal, secara fisik rumah Ahmad Nasir sangat tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal. 

Kisah salah satu keluarga hidup miskin yang tidak pernah terima bantuan pemerintah ini, banyak di share beritanya lewat media sosial Facebook, Senin (5/5/2020) malam. Hingga Rabu (06/05/2020) dini hari, postingan berita Ahmad Nasir tersebut telah banyak dibagikan oleh netizen, dan mendapatkan komentar yang lumayan bahkan di media Harian9.com termasuk yang paling terpopuler. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini