Sekda Langkat Salurkan Bansos di 3 Kecamatan

HARIAN9 author photo
LANGKAT| H9
Sekdakab Langkat Dr H. Indra Salahuddin mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana PA, menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga terdampak Covid 19 di 3 kecamatan, Selasa (12/5/2020). 

Berlokasi di Kelurahan Alur Dua  Kecamatan Sei Lepan. Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang. Desa Salahaji Kecamatan Pematang Jaya.

Penyerahannya, dilakukan secara simbolis kepada 10 warga penerima oleh Sekda, dengan didampingi ketua DPRD Langkat  Surialam, wakil ketua DPRD Ir. Antoni Ginting, Inspektur, Kadis Sosial, Kadis Kominfo, Ka BPBD dan Plt Kadis Kesehatan, mewakili Kapolres Langkat AKP Kurnut Ginting serta tim Satgas Gugus Covid 19 Langkat lainnya. 

Dikesempatan itu, Sekda berharap, penyaluran Bansos berjalan aman dan kondusif, serta tepat sasaran sesuai aturan berlaku. 


"Semoga penyaluran Bansos ini tepat sasaran dan berjalan aman," sebut Sekda. 


Selain itu, Sekda juga menyarankan, berbagai permasalahan yang timbul dalam penyaluran Bansos, dapat diselesaikan secara baik dan cepat. 

"Jika bisa, masalah yang timbul jangan dibesar - besarkan. Lalu segera ditanggapi dan diselesaikan dengan secepatnya," ujarnya. 


Terpisah, pasien positif covid 19 di Langkat bertambah. Jubir Satgas covid 19 Langkat, Dr. M. Arifin Sinaga, menjelaskan, saat ini ada 2 orang warga Langkat  positif covid 19.

Seorang Balita perempuan  usia 3 tahun inisial SS warga Tanjung Pura. 

Satunya, orang Dewasa laki - laki usia (37) inisial SH  warga Stabat. Untuk PDP 3 orang, ODP 1 orang. 


"Kalau SS kemarin, SH hari ini dinyatakan positif covid 19 oleh Lab Rumah Sakit USU," sebutnya. 

Saat ini, lanjut Jubir, SH  diisolasi di RS Bunda Thamrin. Sebelumnya, SH memiliki riwayat perjalanan dari Sukabumi Jawa Barat. Disana, SH  yang saat ini berpangkat Bripka mengikuti pendidikan  polisi pada 28 Februari - 15 April 2020.

Kembali pulang 16 April 2020, lalu dikarantina di Medan, usainya baru ke rumahnya di Stabat pada 25 April 2020.

Sebelum dinyatakan positif, SH sempat dirawat di RS Royal Prima karena mengeluhkan sakit tenggorokan, demam, sakit kepala.  Sewaktu di rontgen foto dada hasilnya berkabut, SH langsung dirujuk di RS GL Tobing Tanjung Morawa pada 27 April 2020, untuk menjalani isolasi sebagai pasien PDP. 

"Lalu dipindahkan ke RS Bunda Thamrin pada 8 Mei 2020," sebut Jubir. 

Saat ini, keluarga SH yang pernah berinteraksi dengannya, menjalani karantina mandiri, sebelumnya sudah diperiksa menggunakan Rapid Test, hasilnya negatif.(WD.42)
Komentar Anda

Berita Terkini