-->

1 Warga Paluta Dinyatakan Positif Covid-19 Sesuai Hasil Swab Test

harian9 author photo
PALUTA|H9
Berdasarkan hasil Swab Test dengan metode RT_PCR, satu orang warga Padang Lawas Utara (Paluta) berjenis kelamin perempuan dengan inisial RN (57) yang berasal dari Kecamatan Padang Bolak, dinyatakan positif Covid-19.

Demikian disampaikan Tim Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 dalam konfrensi pers yang dilakukan di Aula Kantor Bupati Paluta, Jumat (12/6) sekitar pukul 14.30.

Dalam penyampaian Juru bicara GTPP Covid-19 kabupaten Paluta Lairar Rusdi Nasution menyampaikan, satu orang yang dinyatakan positif itu sebelumnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP). 

"Hasil swab test dari sampel yang dikirim ke Sumut sudah keluar dan dinyatakan positif yakni inisial RN dengan jenis kelamin perempuan yang sebelumnya ditetapkan sebagai PDP 05 dan sekarang statusnya menjadi positif 01," jelasnya. 

Katanya, saat ini pasien yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test tersebut sedang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Gunungtua (RSUD).

“Untuk langkah awal, kita sudah melakukan penyemprotan di rumah dan lingkungan sekitar rumah pasien positif 01,” ujarnya.

Selain itu, GTPP Covid-19 Kabupaten Paluta saat ini juga sedang melakukan tracking terhadap keluarga pasien maupun warga yang disinyalir melakukan kontak erat dengan pasien yang dinyatakan positif.

“Kita juga sedang melakukan tracking terhadap keluarga atau masyarakat yang disinyalir melakukan kontak erat dengan pasien,” tegasnya.

Direktur RSUD Gunungtua dr Anita melalui Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) yakni dr Taufik menyampaikan bahwa terhadap pasien sudah dua kali dilakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan swab pada tanggal 3 dan 4 Juni lalu.

Hasil Swab pertama pada tanggal 03 Juni 2020 negatif (-) diterima tanggal 11 Juni sekitar pukul 11.00 Wib, dan hasil swab test kedua dari sampel yang diambil tanggal 04 Juni 2020 hasilnya positif (+) yang diterima pihak GTPP tanggal 11 Juni sekitar pukul 15.00 Wib.

Tambahnya, untuk riwayat perjalanan pasien keluar kota atau ke daerah yang merupakan zona merah sampai saat ini tidak jelas. Dan riwayat bertemu dengan saudara yang dari luar kota juga tidak jelas. 

"Gejala atau keluhan awal dari pasien antara lain batuk dan sesak nafas. Dan hasil diagnosa atau pemeriksaan, ditemukan adanya pneumonia kanan atau infeksi pada paru-paru," ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini pasien maaih dirawat diruang isolasi RSUD Paluta dan kondisi kesehatannya masih stabil dan mulai membaik serta akan kembali dilakukan swab test yang ke 3 dan ke 4 terhadap pasien dalam waktu dekat.

Pantauan, turut hadir dalam konferensi pers tersebut antara lain dr Afrida Henny Simamora dari Dinas Kesehatan Paluta, Direktur RSUD Paluta dr Anita, tim dokter penanggung jawab pasien (DPJP) antara lain dr Irwan dan de Taufik beserta yang lainnya.(WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini