2 Orang Pasien RSUD Paluta Kembali Ditetapkan Sebagai PDP

harian9 author photo
PALUTA| H9
Lagi, 2 orang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) desa Aek Haruaya ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah hasil rapid test reaktif.

Hal ini disampaikan oleh Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Paluta Lairar Rusdi Nasution SSTP saat melakukan konferensi pers di posko GTPP Covid-19 kabupaten Paluta, Jumat (5/6).

“Ada 2 orang pasien yang kembali ditetapkan sebagai PDP yakni satu orang inisial S berjenis kelamin laki-laki dengan usia 63 tahun, dan satu orang inisial RN jenis kelamin perempuan berusia 57 tahun setelah hasil rapid test keduanya reaktif,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini pasien yang bersangkutan masih berada di ruang isolasi RSUD Paluta dan dirawat sesuai standar perawatan pasien Covid-19.

Dari kronologis yang disampaikan oleh tim dokter penanggung jawab pasien (DPJP) melalui dr Irwan menyebutkan bahwa kedua pasien tersebut tiba di IGD pada hari yang sama yakni pada tanggal 2 Juni lalu dengan keluhan nyeri perut dan demam.

Katanya, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan pihak RSUD Paluta bahwa setiap pasien yang masuk IGD, akan terlebih dahulu dilakukan Rapid Test.

“Keluhan awalnya nyeri perut dan demam, saat dilakukan Rapid Test, hasil dari keduanya reaktif. Makanya kita tetapkan sebagai PDP ringan dan dirawat sesuai prosedur pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD Paluta,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kedua pasien tersebut ditetapkan sebagai PDP 04 dan 05 serta sudah diambil sampel untuk Swab test dan sudah dikirim ke laboratorium di Medan.

Pada kesempatan ini, ia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa penetapan PDP kepada pasien tersebut bukan berarti sudah positif terjangkit Covid-19.

“Saya ingatkan kembali bahwa PDP itu bukan berarti positif. Itu hanya pemeriksaan awal dan untuk lebih jelasnya kita masih menunggu hasil Swab test yang sudah kita kirim sampelnya ke laboratorium, semoga nanti hasilnya negatif,” ujarnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah diatur dan dianjurkan oleh pihak pemerintah demi kebaikan bersama.

Pantauan, turut hadir dalam konferensi pers tersebut antara lain dr Afrida Henny Simamora dari Dinas Kesehatan Paluta, Direktur RSUD Paluta dr Anita, tim dokter penanggung jawab pasien (DPJP) antara lain dr Irwan beserta yang lainnya.(WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini