Baru Dua Bulan Hirup Udara Bebas, Residivis Narkoba Ini Kembali Ditangkap Sat Res Narkoba Polres Sergai

HARIAN9 author photo

SERDANG BEDAGAI | H9
Keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) 2 bulan yang lalu bukan membuat M. Fahru Rozi alias Azi alias Bogel (27) warga Dusun I Desa Suka Jadi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ini bertobat. 

Karena ulahnya, pria pengangguran inipun harus kembali berurusan dengan pihak kepolisian terkait kepemilikan narkotika sabu.  Pelaku ditangkap tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Sergai di belakang rumah warga tepatnya Dusun II Desa Jambur Pulau Kecamatan Perbaungan, selasa (9/6/2020). 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Narkoba AKP H. Manulang, SH kepada wartawan, kamis (11/6/2020) mengatakan, penangkapan MFR alias Ozi alias Bogel ini menindaklanjuti laporan masyarakat tentang salah satu rumah di Dusun II Jambur Pulau sering di jadikan tempat transaksi narkoba.

Hasil penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 lembar plastik klip transparan sedang berisikan butiran kristal yang diduga sabu dengan berat brutto 0,90 gram, satu alat hisap sabu, satu unit handphone merk nokia warna putih dan uang tunai Rp 25 ribu rupiah.

"Pelaku ditangkap saat berada di belakang rumah warga sekira pukul 16.00 WIB, saat dilakukan penggeledahan tim menemukan barang bukti sabu dengan berat brutto 0,90 gram dan berikut barang bukti lainnya,"kata Kapolres Sergai AKBP Robin.

Dari hasil Interogasi, pelaku mengaku pernah menjalani hukuman penjara pada tahun 2017 dalam kasus narkoba di Lapas Tebing Tinggi dan pada april 2020 bebas namun tersangka tidak memiliki pekerjaan sehingga kembali menjual narkotika jenis sabu.

Bahkan, pelaku juga mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari warga Jambur Pulau berinisial BA dengan harga Rp 700 ribu rupiah dan sudah dua kali mengambil Sabu dari BA. Namun pada saat dilalukan pengembangan, BA berhasil kabur. 

"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Sat Res Narkoba Polres Sergai guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku dikenakan pasal 114 ayat(1) subs pasal 112 ayat (1) UU. No. 35 tahun 2009 dan ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkas Kapolres.(WPU06) 
Komentar Anda

Berita Terkini