-->

BST Tahap II Sudah Cair, Untuk 932 Warga Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Palas

harian9 author photo
PALAS| H9
Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap II dari Kementrian Sosial Republik Indonesia tahap II sudah dicairkan lewat Kantor Pos Cabang Sibuhuan, yang beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin No.06 Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, Sabtu (13/6/2020).

Pembagian BST ini diberikan kepada 932 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdiri dari 24 desa dari kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten padang lawas dengan masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 600 ribu.

“BST tahap II ini untuk Kelurahan sudah dari tiga hari yang Lalu, sementara untuk kecamatan lubuk burumun mulai kita salurkan hari ini ,” ujar seorang penerima bantuan kepada awak media Harian9.com, (13/06/2020).
Disela-sela persiapan pemanggilan warga yang antri untuk menerima BST tersebut.

Untuk Kecamatan Lubuk Barumun, setidaknya terdapat 24 desa. Di mana, masyarakatnya mendapatkan BST selama tiga bulan, sebanyak 932 KK adalah penerima bantuan. Adapun per KK mendapat bantuan sebesar Rp600.00 atau total pencairan sebesar Rp.559.200.000.

Ke 24 desa tersebut yakni Desa Hutaibus, Desa Tangga Bosi, Desa BatangTanggal Baru, Desa Batang Bulu Tanggal, Desa Batang Bulu Jae, Desa Siali-ali, Desa Janji Matogu, Desa Hutanopan, Desa Parsombaan,

Selanjutnya, Desa Pagaran Jae Batu, Desa Bonal, Desa Aek Lancat, Desa Pagaran.Malaka, Desa Surodingin, Desa Pasar Latong, Desa Gunung Manobot, Desa Pagaran Mompang, Desa Pagaran Jalu-jalu, Desa Sangkilon, Desa Janji Lobi Lima, Desa Sihiuk, Pagaran Silindung, Desa Huta dolok dan Desa Hutalombang.

Salah seorang masyarakat Desa Batu Parasi, yang menerima bantuan tersebut NM siregar (48) mengatakan, bantuan yang diterimanya dia pergunakan untuk keperluan sehari harinya utamanya urusan dapur, serta perlengkapan anak yang sekolah.

“Memang, awalnya saat pertama program ini dilaunching oleh pak Presiden, BST ini disampaikan secara door to door, namun melihat kondisi geografis di kabupaten kita bisa dibilang tergolong cukup sulit, sehingga dibagi atau disalurkan lewat kantor pos. Katanya.

Alhamdulillah, saya dapat bantuan ini, dan bisa untuk mencukupi keperluan rumah tangga, tau sendiri kan ayahnya anak-anak kerjanya hanya buruh harian lepas. Kalo ada muatan sawit atau memanen sawit  baru ada kerja satu hari itu, Namun kita sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini,” ungkapnya sambil menggendong anaknya yang masih kecil, untuk pulang kerumahnya, menaiki becak bermotor bersama yang lainnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini