Denda dan Penjara bagi Warga Labuhanbatu Buang Sampah Sembarangan

harian9 author photo
LABUHANBATU.|H9
Sesuai Peraturan Bupati Labuhanbatu Nomor : 4 Tahun 2017 tentang Jumat bersih, Sabtu Hijau dan Minggu sehat, kegiatan ini ujung tombaknya berada di Tingkat Kelurahan, Desa, Dusun dibawah kendali Camat untuk membersihkan lingkungan hidup disetiap Kecamatan.


Untuk ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu dibawah pimpinan H.Nasrullah.SH.MAP. diwakili Kepala Bidang Pengelolaan sampah dan Limbah B3 Supardi Sitohang.SE. bersinergi dengan Camat Rantau Utara H.Turing Ritonga ST. Kompi 126/KC Lettu Inf Tommy Marsellino joostenzt, Lurah Padang Matinggi Maimun Saleh Ritonga SAP, Karang Taruna, Babinsa dan Masyarakat melaksanakan pembersihan sampah liar di jalan Pantean (dibelakang Asrama Kompi) Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu,Jumat(26/6/2020)

Kabid Pengelolaan sampah dan Limbah B3  Supardi Sitohang SE mengatakan bahwa : Sampah yang dibersihkan berasal dari sampah rumah tangga dan sejenis rumah tangga kita bersihkan bersama-sama dengan memakai alat berat loader dan timbulan sampah mencapai 6 Dump truck atau lebih kurang 36 ton.

Kedepannya kita berharap kepada Warga yang membuang sampah jangan lagi dibuang kelokasi yang sudah dibersihkan tapi dibuang lah ke Tempat Pembuangan akhir (TPA) sampah di Perlayuan Kelurahan Aek Paing dan bagi Masyarakat sampah rumah tangga dibungkus dalam karung plastik dan letakkan dihalaman rumah masing- masing dan akan kami angkut sesuai jadwal yang ditentukan dan berlangganan retretibusi sampah rumah tangga sekitar Rp.20.000 per bulannya.

"Perlu diingatkan kembali kepada seluruh Masyarakat bahwa : Pembuangan sampah secara sembarangan telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Labuhanbatu Nomor 8 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah, pada pasal 36 setiap orang dilarang membuang sampah secara sembarangan seperti di sungai, jalan, drainase/saluran/parit dan sangsi dari pelanggaran larangan itu dapat dipidana selama 6(enam) bulan dan denda sebesar Rp.50.000.000.(limapuluh juta rupiah) ," jelas Supardi Sitohang. WD.016
Komentar Anda

Berita Terkini