-->

Diduga Bandar Sabu, SA Diamankan Polres Labuhanbatu

harian9 author photo
LABUHANBATU | H9
TIM Satres  Narkoba Polres Labuhanbatu dibawah Komando AKP Martualesi Sitepu didampingi Kanit Idik II Iptu Tito bersama personel, berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial SA(47) Warga Gang Pendidikan Simpang mangga atas Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (05/6/2020).

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP.Martualesi Sitepu mengatakan kepada Wartawan bahwa, Tersangka SA diduga resedivis dan bandar Narkoba tersangka adalah resedivis dalam kawin halangan dan pernah dihukum penjara selama 4.5 tahun dan hukumannya berakhir di tahun 2016 dalam kasus Narkotika.

Tersangka berawal dapat ditangkap  adanya informasi dari Masyarakat yang diterima Tim Satnarkoba Polres Labuhanbatu yang menginformasikan adanya pengedar narkoba di Simpang mangga atas, dengan adanya informasi ini langsung Tim turun kelokasi dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP. Martualesi Sitepu.

Sesampainya Tim di lokasi yang diinformasikan langsung kerumah tersangka SA dan melakukan penggerebekan dan pintu rumah tersangka terkunci dari dalam, karena pintu dalam keadaan terkunci Tim memanjat kelantai dua dan melihat AC dalam keadaan hidup, melihat ada pintu dilantai dua langsung dibuka secara paksa dan menemukan tersangka dalam keadaan tidur hanya memakai celana dalam.

Tanpa membuang waktu tersangka langsung ditangkap dan dari hasil penggeledahan ditemukan 1(satu) buah plastik klip transparan yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat bruto 61.80 gram, 1(satu) buah bong lengkap kaca pirek 1(satu) buah timbangan electric, 1(satu) buah plastik klip yang berisikan plastik klip kosong, dan 2(dua) buah Handphone merk VIVO dan Samsung

Setelah dilakukan interogasi tersangka SA menjelaskan bahwa narkoba jenis sabu tersebut di peroleh dari salah seorang berinisial Endol bertempat tinggal di Medan Sumatera Utara,selanjutnya keterangan dari tersangka dilakungan pengembangan namun dihubungi melalui nomor HP tidak aktif, dengan demikian tersangka dan barang-barang bukti dibawa ke kantor Satnarkoba Polres Labuhanbatu untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kepada tersangka dijerat dengan pasal ,114 sub 112 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

WD.016
Komentar Anda

Berita Terkini