-->

Diduga Kades di Langkat Tidak Tepat Sasaran Soal Bantuan Covid 19

harian9 author photo
LANGKAT |H9
Atas perintah kepala Negara Republik Indonesia, musibah dampak dari serangan penyakit berbahaya virus corona yang saat ini lagi menyerang negara kita, mengumumkan lewat media elektronik agar memberi keringanan dan membantu terhadap rakyatnya untuk mendapatkan sarana santunan berupa sembako pangan dan bantuan langsung tunai (BLT) berupa uang kes sebesar Rp 600 ribu perbulan selama tiga bulan bisa membantu meringankan ekonomi rakyat yang lemah.

Bantuan tersebut diutamakan untuk masyarakat miskin  atau sangat miskin serta kurang mampu yang tidak memiliki penghasilan tetap, setiap warga bagi penerima bantuan yang sudah memiliki gaji pokok yang biasa  diterimanya didalam ikatan kontrak pekerja dari perusaha maupun kantor intansi kepemerintahan tidak dibenarkan mendapat menerima bantuan tersebut.

Seperti kejadian di desa Suka Maju kecamatan Tanjungpura, masyarakat dusun I parit penghulu sebagian warga telah hilang kepercayaan terhadap Kades. Disebabkan oleh Aparat Desa yang memegang jabatan sebagai Kadus (Kepala Dusun) bisa menerima bantuan subsidi uang tunai dan sembako dari pemerintah dampak dari covid 19.

Hal tersebut sudah dilaporkan warga kepada kepala desa mereka. Tapi sayang laporan masyarakat tidak digubris malah kades membekap dan mempertahankan anggotanya hingga Kadus dusun I Parit Pengulu yang bernama Abu Saman telah mengambil atau mencairkan bantuan tahap  pertama berupa uang tunai (BLT) sebesar Rp.600 ribu rupiah bantuan dari Kemensos.

Menurut Keterangan masyarakat desa Sukamaju Sugianto ketika dikonfirmasi harian9.com,Selasa (9/6/2020) seluruh kepala dusun yang ada desa ini sudah mengumpulkan berkas ijazah untuk memenuhi persyaratan menjadi kadus, kenapa kadus dusun II Pematang Lalang yang Bernama Abu Saman belum mengumpulkan Surat Tanda Kelulusan Pendidikannya.

"Kades kami sudah berubah tidak seperti dulu, kalau masalah ini tidak selesai dikantor desa kami akan datang ramai-ramai kekantor camat meminta kepadanya untuk mencopot kepala dusun kami dan mengantikan orang yang layak bisa membimbing  warganya," katanya.(WD012) 

Komentar Anda

Berita Terkini