Jalani Masa Pandemik, IP-IDS Medan Siapkan Pedagang Ikan Keliling

harian9 author photo
MEDAN| H9
Ditengah Pandemik Covid 19 yang semakin mewabah, Pedagang Keliling atau Along-along diberi kemudahan mendapatkan Ikan dan Daging di Pasar Induk Lau Cih Medan. Melalui manajemen UMKM Erbinaga.com dan pedagang yang dikoordinir melalui wadah IP-IDS (Ikatan Pedagang Ikan Daging dan Sembako).

Untuk mensukseskan program New Normal di Medan, Koordiantor IP-IDS, Benson Kaban berpendapat, pedagang keliling memang harus didukung dan menggerakkannya untuk berjualan ke seluruh pemukiman warga. 

"Hal tersebut akan mengurangi jumlah orang berkerumun di pasar tradisional di Medan. Lain sisi kami bermitra dengen beberapa pengusaha jualan ikan / sayur Online agar memperbesar pasar Online dengan sistem COD (Cash Order Delevery)," katanya, Senin (22/6/2020).

Grosir Ikan dan Daging di Pasar Induk Laucih terbilang padat pengunjung dan memiliki perkembangan pesat sejak berdirinya (11 Februari 2020), Pasar Induk Lau Cih selama ini hanya terfokus dengan Sayur-mayur dan Buah-buahan, hadirnya ikan dan sembako membuat Pasar Induk semakin ramai pengunjung. Pasar Induk Lau Cih merupakan pasar strategis, membawahi 53 Pasar Tradisional dibawa naungan PD (Perusahaan Daerah) Pemko Medan. 

Kemudahan yang dimaksud adalah mendapatkan Ikan segar berkualitas, baik ikan laut dan ikan tawar, juga daging yang memiliki kualitas baik, daging Ayam, Sapi dan kambing serta kebutuhan sembako lainnya. 

"Dukungan yang IP-IDS berikan adalah membantu dan menyediakan barang yang dibutuhkan pedagang Keliling (along-along) dengan konsep ambil barang hari ini - besok baru bayar lunas, tanpa dikenakan bunga kepada konsumen," ujarnya.

IP-IDS melakukan pembayaran langsung ke vendor penyedia Ikan, daging dan sembako, sementara IP-IDS menerima pembayaran di belanja berikutnya saat belanja ke Pasar Induk atau melalui sistem transfer. Dan proses transaksi ini tanpa dikenakan Bunga. 

Pedagang Along-along yang sudah mendaftar akan diberi Tanda Pengenal berupa Bed nama, yang berfungsi sebagai tanda pengenal dan akses masuk ke Pasar Induk secara Gratis. Selama 3 bulan akan digratiskan biaya masuk, setelah 3 bulan akan dibayar oleh IP IDS ke Pasar Induk. 

Adapun beberapa syarat bergabung adalah sebagai berikut; Melengkapi persyarayan yakni ; F.Copy KTP Suami Istri, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Kerja sebagai Pedagang Keliling/Along-along dari Kepala Desa atau Lurah atau Kepling dan memiliki BPKB Sepeda motor/ mobil semua tahun produksi sebagai jaminan dan tanda bukti kepemilikan kendaraan. Juga bersedia belanja 3 kali, sebelum dimulai program berjualan tanpa modal. (pp-04)

Komentar Anda

Berita Terkini