Jelang Pilkada Medan, Akhyar Nasution Dikabarkan Pindah Partai ke Demokrat?

harian9 author photo
MEDAN| H9
Siap kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan Desember 2020, Pelaksana tugas Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dikabarkan pindah haluan ke Partai Demokrat.

Menurut sumber yang tidak mau namanya dituliskan kepada wartawan menduga Akhyar Nasution mendaftar menjadi anggota partai ke Demokrat.

"Dalam foto yang telah beredar, Wakil Ketua Bidang Organisasi di DPD PDI Perjuangan Sumut, Akhyar Nasution memakai baju kaos putih berkerah dan masker biru didampingi Plt Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain dan Plt Ketua DPC Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu menyerahkan satu map berlambangkan Partai Demokrat yang isinya diduga berkas pendaftaran menjadi anggota Partai Demokrat kepada pengurus Demokrat," katanya via daring, Senin (15/6/2020).

Dari foto ini, menurutnya lagi, Beliau (Akhyar Nasution) tidak mungkin mengambil atau mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Demokrat, apalagi kondisi saat ini pandemi Covid-19. "Foto ini juga baru. Daftar Pilkada gak mungkinlah, karena gak ada lagi yang buka pendaftaran," ujarnya.

Menanggapi kabar itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih kaget mendengar kabar tersebut. "Gak ah, gak lah, siapa yang bilang. Hoax itu pindah ke Demokrat dan undur diri dari kader PDIP," tegasnya.

Sedangkan Plt Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu SH MSi membantah dan mengatakan Akhyar Nasution masih kader PDIP. Akhyar datang ke partai berlambang Mercy itu untuk mencari koalisi. "Dan kita mendukung upaya ini," sebutnya.

Ketika ditanya apakah yang mencari koalisi itu balon atau ketua partai. Herri mengatakan Balon boleh mencari koalisi. "Kalau tidak diminta, kita mana tau kalau balon tersebut minta dukungan partai lain. Meski PDIP bisa menyalonkan sendiri tapi sah-sah saja minta dukungan partai lain," ujarnya.

Sementara itu, Plt Seketaris DPC Demokrat Medan Parlindungan Sipahutar SH mengaku pihaknya belum mengetahui kabar Akhyar Nasution pindah partai ke Demokrat.

"Kalau memang mau pindah itu adalah hak setiap orang, Demokrat membuka pintu. Yang pasti, Akhyar adalah salah seorang Balon Wali Kota Medan yang mendaftar ke Demokrat. Dimana, tahapan-tahapan sudah diikuti Akhyar termasuk penyampaian visi dan  misi di Kantor DPD Demokrat Sumut bulan Mei lalu," ungkapnya. (WM021)

Komentar Anda

Berita Terkini