Kades Ujung Batu I Palas, Kembali Aktifkan Kesenian Tradisional Setelah Lama Mati Suri

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Setiap daerah mempunyai kebiasaan mempertunjukkan seni rakyat dalam menyambut tamu yang dihormati, Hari hari kebesaran apalagi dalam menyambut dan menyemarakkan Peringatan HUTRI KE 75. Di Kabupaten Padang Lawas terdapat beberapa bentuk kesenian yang sering ditampilkan untuk keperluan tersebut. 

Salah satu di antaranya adalah seni rakyat yang dikenal dengan kuda lumping, yaitu suatu tarian yang menggambarkan gerakan-gerakan keterampilan keprajuritan dengan kuda.

Kuda lumping merupakan salah satu cabang kesenian yang sudah lama tumbuh dan berkembang diberbagai daerah kabupaten di indonesia. Yang tercatat masih memiliki kesenian kuda lumping ini antara lain Provinsi Sumatera Utara salah satunya Kabupaten Padang Lawas yang sudah mwkar dari Kabupaten induk Tapanuli Selatan. Masing-masing kabupaten mempunyai ciri khas.

Salah satu seorang Tokoh Kesenian Tradisional Kuda lumping  Sunarto, Rabu. (17/06/2020) Malam saat mengaktifkan kembali kesenian tradisional Kuda Lumping, tepatnya di Desa Ujung Batu I, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas mengatakan, ucapan terima kasih kepada Aparatur Pemerintah Desa yang telah hadir pada acara Peresmian Kuda lumping yang ada Desa Ujung Batu I yang sebentar lagi kiranya Bapak Hasan Basri sebagai Kades yang akan meresmikan kuda lumping. Agar nantinya bisa menghibur Masyarakat yang Hobinya di kesenian ini. Ujar Sunarto.

Selain itu, Ketua Kuda Lumping Iswanto. Pada kesempatan yang sama malam ini kami menyampaikan pada Bapak Ketua RT.02. Bapak Perangkat Desa dari Staf dan Jajarannya. 

"Alhamdulilah Bapak Kepala Desa bisa hadir di kesibukan sehari hari untuk meluangkan waktu sehingga menjadi kebanggaan bagi kami.," kata iswanto.

Ditambahkannya, disini kami sampaikan kepada Bapak Bapak untuk susunan Organisasi Kesenian kuda lumping adalah sebagai berikut Ketua saya sendiri (Iswanto)., Wakil ketua Pramono., Sekretaris Sudirman., Bendahara Kasio., dan Seksi Humas Paidi., serta ke Anggotaan kuda lumping sebanyak 35 orang yang berasal dari Ujung Batu IV. V. Dalu Dalu dan keluarga besar Warga Ujung Batu I. 

"Kami  berharap mohon dukungan. Saran dan petunjuk dari Bapak Kades agar dapat menyatukan kembali ke Anggotaan yang sudah lama tidak aktif.Harapan kami ada semangat baru dengan hadirnya Bapak Kades pada Acara kami," ujarnya.

Sementara Kades Ujung Batu I. Hasan Basri. Dalam sambutannya pada acara pembukaan dan peresmian kesebian tradisional kuda lumping. 

"Pertama tama Mengucapkan Selamat Malam. Salam Sejahtera untuk kita semua. Sebelum saya menyampaikan saran dan masukan serta untuk meresmikan Kuda lumping ini. Ada baiknya saya sampaikan Kronologi berdirinya kesenian tradisional kuda lumping didesa kita ini. Empat hari yang lalu, diwaktu malam itu datang Perwakilan dari Pengurus Kesenian tradisionil Kuda lumping. Yang pertama saudara Sudirman., bersama Kasio, Paidi dan Iswanto untuk membicarakan akan di aktifkan lagi kesenian kesenian daerah. Seperti Kuda Lumping dan Pegon," kata kades

Nah, singkatnya pada malam ini saya sangat mendukung sepenuh kegiatan kegiatan yang ada di desa kita yang sifatnya positif. Silakan buka kembali kesenian Jawa. Jawa Barat. dan Kesenian Mandailing atau kesenian yang lainnya. 

Pemdes Ujung Batu I ada rencana untuk Jelang Agustusan mengadakan kegiatan kegiatan Olah Raga. Ungkap kades, dimalam itu.

Disamping itu, Turnamen Bola Kaki antar RT. Volly Ball antar RT. Bulu tangkis antar RT. Tenis meja antar RT. Catur antar RT. Bidang Religi kita adakan MTQ antar RT. 

"Yang paling moment terbesar adalah lomba kebersihan dan rumah sehat antar RT. Lomba Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) dan lainnya dari semua kegiatan dimaksud dinilai berdasarkan Poin bilamana Point' tertinggi ke RT an itulah yang menjadi Juara Umumnya," bebernya.

Selanjutnya,  kepada seluruh Pengurus Kuda lumping saran saya agar mendata dan nama nama anggotanya fhoto chopy KTP dan Pas fhoto dijilid dan disampaikan ke Pemdes Desa Ujung Batu I agar untuk mensahkan secara ligalitas untuk di buatkan SKnya.

" Untuk mempermudah bila mana ada Program Pemerintah tentang seni Budaya akan kita ajukan ke Dinas terkait.," jelas Hasan Basri.

Setelah jelang acara dimulai, Kades sampaikan Terima Kasih, tetap semangat yang berlatih ikuti Protokol Kesehatan. Gunakan Masker. Tetap selalu Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ) Kuda Lumping ini kita beri nama " LESTARI BUDAYA " ( sambil menutup pembicaraan memukul Gong 3× bahwa resmilah Kuda lumping di aktifkan kembali. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini