Kurun Waktu 40 Hari, Polres Tapsel Ungkap 14 Kasus Narkoba

harian9 author photo
TAPSEL| H9
Kurun waktu 40 hari (periode Mei hingga awal Juni 2020), jajaran Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Satuan Reserse Narkotika dan Obat Terlarang (Sat Resnarkoba) Polres Tapsel mengungkap 14 kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tapsel meliputi Kabupaten Tapsel dan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Hal itu disampaikan Kapolres Tapsel AKBP. Roman Swadhana Elhaj, SIK, MH didampingi Kasat Resnarkoba AKP. Edi Sudrajat, SH, saat menggelar press relis pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Tapsel, Senin (10/06/2020)

Kapolres menyebutkan, dari 14 kasus penyalahguna narkotika yang diungkap tersebut, pihaknya memeriksa 28 orang saksi dan menangkap 21 tersangka, seorang diantaranya oknum Kepala Desa di Kabupaten Paluta dan seorang tersangka wanita, dengan barang bukti narkotika yang disita masing-masing, narkotika jenis sabu sebanyak 2.03 sabu dan ganja sebanyak 3.44 gram.

“ Ke 21 tersangka ini memiliki kasus berbeda, ada sebagai pengguna, menguasai atau menyimpan dan pengedar narkoba. Mereka akan dikenakan UU Narkotika sesuai dengan perbuatannya masing-masing, “ terang Kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan, pengungkapan 14 kasus tersebut masing-masing bulan Mei 2020 7 kasus dengan 12 tersangka dan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 0,48 gram dan ganja seberat 1,90 gram dan pengungkapan bulan Juni 2020 7 kasus, dengan 9 tersangka dan barang bukti narkotika yang disita berupa sabu seberat 1,55 gram dan ganja seberat 1,54 gram.

“ Jajaran Polres Tapsel dengan segala kemampuan yang ada tetap berkomitmen memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah hokum Polres Tapsel sampai ke akar-akarnya, apalagi penyalahguna narkotika sudah merambah sampi ke Desa-Desa, yang dibuktikan dengan tertangkapnya oknum Kepala Desa, “ ucap Kapolres.

Kapolres mengharapkan kerjasama dengan semua stakeholder mulai dari orangtua, pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat da tokoh pemuda serta aparatur pemeritah hingga di tingkat bawah agar bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika, karena narkoba ini musuh kita bersama.

“ Kami yang mengawaki pengungkapan kasus penyalahgunaan ini bertekat untuk meniadakan narkoba di wilayah hukum Polres Tapsel dan Alhamdulillah masyarakat sudah memahami bahaya narkoba dan penangkap tersangka narkoba selalu mendapat dukungan, “ tuturnya.

Kapolres menambahkan, kegiatan press relis ini juga sebagai bentuk transparasi Polres Tapsel kepada masyarakat khususnya dalam penanganan tindak pidana narkotika, sekaligus untuk memberikan efek jera khususnya kepada para tersangka.

Ia mengharapkan agar generasi muda untuk tidak mencoba-coba menggunakan Narkoba karena merugikan diri sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa dan Negara dan narkotika itu sangat membahayakan bagi generasi bangsa, sehingga tidak ada cerita, kita harus sama-sama memeranginya, bahkan kalau ada anggota saya yang terlibat, segera laporkan ke komando.

“ Saya mengucapkan terimakasih kepada jajarannya selama operasi memberantas penyalahgunaan Narkotika, mengingat kejahatan Narkotika ini sudah merambah ke seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu dibutuhkan sinergitas bagi seluruh aparat Negara untuk bekerja sama, “ katanya.(WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini