-->

Masuk Zona Merah Covid-19, SAPMA PP Minta Bupati Sergai Jangan Pencitraan Terus

HARIAN9 author photo


SERDANG BEDAGAI | H9
Saat ini, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sudah ditetapkan kedalam zona merah penyebaran corona virus disease atau covid-19. Penetapan itu setelah ditemukannya 6 orang warga Sergai terpapar virus yang mematikan tersebut.

Apalagi, dari 6 orang warga di Kabupaten Sergai yang terinfeksi virus corona tersebut, 2 orang merupakan warga dari Kecamatan Perbaungan yakni AS (29) dan B (29).

Menyikapi hal ini, kepada Harian9.com, minggu (7/6/2020) di Perbaungan, Sekretaris Umum Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Sergai, Muhammad Riyan Maulana, sangat menyayangkan sikap Bupati Sergai Ir H Soekirman yang terkesan lamban dalam menyikapi permasalahan ini.

Pria yang akrab disapa Riyan ini menuding, bahwa Bupati tidak serius dalam menghadapi pandemi virus corona ini, apalagi saat ini, Bupati hanya terlihat bagi bagi sembako sebagai ajang pencitraan.

"Ini masalah Nasional, Bupati harus tanggap dalam hal ini, jangan dirinya (Bupati) sibuk hanya bagi bagi sembako saja ke Desa Desa," ungkapnya.

Seharusnya, lanjut Riyan, masalah pembagian sembako, Bupati selaku ketua gugus tugas percepatan penanganan covid-19 tinggal memerintahkan Camat atau Kepala Desa untuk membagi bagikan sembako tersebut.

Sebagai ketua gugus tugas, ungkapnya, Bupati dalam hal ini harus fokus dalam penanggulangannya, bukan malah bagi bagi sembako yang dijadikan sebagai ajang pencitraannya menuju Pilkada Sergai mendatang.

"Kita sangat miris melihat Kabupaten ini, disaat Daerah lain mempersiapkan diri menghadapi New Normal, Sergai malah terancam menerapkan PSBB, seandainya Bupati tanggap sejak awal, sangat kecil kemungkinan Sergai menjadi Zona Merah" ujar Riyan.

Ditempat yang sama Bendahara SAPMA PP Sergai Irwansyah Putra menambahkan, dalam menyikapi permasalahan ini, Bupati harusnya fokus dalam mendeteksi kesehatan masyarakat diKabupaten Sergai. Bupati harus kejar bola dan jangan hanya menunggu laporan dari masyarakat.

"Bupati yang terhormat, kami minta fokuslah dalam mendeteksi kesehatan masyarakat, kejar bola, jangan hanya menunggu laporan masyarakat, terapkan physical distancing di setiap tempat"pintanya.

"Insya Allah, kita bisa melewati ujian ini secepat mungkin, tanggapilah setiap kritikan yang membangun, jangan menganggap setiap kritikan sebagai musuh politik, dewasalah dalam berpolitik,"tutup Irwan.(WPU06)

Komentar Anda

Berita Terkini