Pangan dan Produktivitas Pertanian di Aceh Tamiang Harus Tetap Terjaga

harian9 author photo
ACEH TAMIANG| H9
Dalam rangka mendukung ketahanan pangan  saat pandemi Covid-19, Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang bekerja sama dengan Polres Langsa melalui  Bhabinkamtibmas Polsek Manyak Payed mengadakan acara penanaman bibit secara simbolis, kegiatan berlangsung di Kampung Benteng Anyer Kecamatan Manyak Payed, pada kamis (11/06/2020).

Sebelum sampai dilokasi tersebut, Bupati Mursil bersama Unsur Forkopimda tiba di Kantor Camat Manyak Payed sekira pukul 09.00 Wib yang disambut langsung oleh Camat Manyak Payed Mukhtar Hadi,S.STP beserta Unsur Forkopimcam. Dikawal dengan Mobil Patwal, Bupati dan rombongan lainnya bersama-sama langsung menuju ke lokasi acara. Disana mereka disambut langsung oleh Kapolres Langsa beserta jajarannya dan seluruh Anggota Kelompok Tani.

Pada Kesempatan tersebut Bupati Aceh Tamiang H.Mursil,SH.Mkn dalam sambutannya mengatakan,"kegiatan penanamam bibit yang dilakukan hari ini, selain sebagai upaya membina para kelompok tani, juga untuk memenuhi Instruksi Presiden  melakukan langkah-langkah jika terjadi krisis pangan.
Akibat wabah Covid -19 kita harus siap siaga dalam memastikan produksi pangan dan produktivitas pertanian tetap terjaga,"jelasnya.

"Aceh Tamiang akan membangun irigasi untuk 3000 hektar sawah dan  izin lingkungannya telah selesai, sedangkan untuk rencana pembangunan nantinya, akan kita arahkan pada Kementerian PUPR.
Untuk hamparan sawah yang luas dan tidak terpencar - pencar ada di Manyak Payed, berbeda di  beberapa Kecamatan, areal persawahannya terpotong potong,"ungkap Bupati.

Kesempatan yang sama, AKBP. Giyarto,SH,SIK Kapolres Langsa
menyampaikan,"selain bersilaturahmi, kegiatan penanaman bibit ini guna memenuhi program Pemerintah yang diinstruksikan langsung oleh Presiden untuk menjaga ketahanan pangan di seluruh wilayah NKRI. Untuk hal itu Pemerintah Daerah, TNI dan Polri akan selalu mendukung serta berinisiasi agar kelompok tani bisa berinovasi untuk ketahanan pangan,"ungkapnya.

“Akibat wabah Covid, bukan hanya terimbas dari sektor kesehatan saja, namun ekonomi, sosial, budaya, bahkan sampai kepersoalan ketahanan pangan. Data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia FAO ( Food Agriculture Organization of the United Nations) menyebutkan ada 108 Negara yang mengalami krisis pangan, oleh sebab itu Pemerintah Indonesia harus bisa mengatasi hal ini, agar tidak terjadi krisis pangan,"tegas Kapolres.

Usai penyampaian arahan dan sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit tanaman dan pupuk secara simbolis kepada Ketua Kelompok Tani oleh Bupati Aceh Tamiang yang diberikan kepada  Kelompok Tani Tunas Harapan, Pemuda Tani, Udep Saree, Rawa Harapan dan Kelompok Tani Sumber Rezeki. Pada Kesempatan tersebut  juga dilakukan penanaman bibit jagung dan sawi. (WD-013).
Komentar Anda

Berita Terkini