Pemkab Tapsel Butuh Dukungan Dinia Usaha Antisipasi Dampak Ekonomi dan Sosial Akibat Covid-19

harian9 author photo
TAPSEL| H9
Untuk mengantisipasi dampak ekonomi dan sosial akibat Covid-19, perlu kiranya dukungan dunia usaha dan dunia industri dan seluruh stake holder untuk memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 serta tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para pekerja. 

Hal itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM saat menggelar rapat dengan para pelaku dunia usaha dan dunia industri di eks. Kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga No. 74, Kota Padangsidimpuan, kemarin.

Rapat dihadiri Dandim 0212/TS Letkol Inf. Akbar Nofrizal Yusananto, SIP, Kapolres Tapsel AKBP. Roman Smaradhana Elhaj  SH, SIK MH, Kajari Tapsel Ardian, SH, Kadis Kesehatan dr. Sri Khairunnisa, Kadis Pendidikan Amros Karangmatua, Kaban Kesbangpol Hamdy S Pulungan, Kadis Perhubungan Aji Hatorangan, Kasat Pol PP Zulkifli Harahap, Kadis Perdagangan dan Koperasi Ahmad Raja Nasution, Kepala BPBD Ilham Suhardi, Kadis Perindustrian Zulfahmi dan seluruh pelaku dunia usaha dan dunia industri.

Menurut Drs. Parulian Nasution, dengan terpadunya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan penerapan tatanan hidup baru dengan seluruh unsure Forkopimda dan stake holder lainnnya yang diketuai Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, termasuk  posko-posko Kecamatan dan relawan-relawan Desa, diharapkan dapat terus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sehingga penyebaran Covid-19 dapat terputus dari bumi Tapsel.

“ Saat ini Kabupaten Tapsel berada di zona hijau. Oleh karenanya perlu dilakukan tindakan yang konperehensif kepada masyarakat untuk selalu senantiasa membudayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mencuci tangan menggunakan sabun atau dengan hand sanitizer, memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak (physical distancing) ketika berada ditempat yang ramai serta menghindari pertemuan yang bersifat kerumunan (social distancing) apabila tidak ada kepentingan, “ ujar Sekda.

Sekda juga meminta Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Tapsel untuk melakukan pengawalan secara berkala terhadap orang yang sedang dalam perjalanan apalagi yang berasal dari zona merah serta diwajibkan untuk melaksanakan isolasi mandiri. Sedangkan untuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar dilengkapi secara baik dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti fasilitas umum, fasilitas kesehatan dan unit-unit usaha. 

“ Saya minta kepada setiap tim gugus tugas yang telah dibentuk agar bekerja secara maksimal termasuk semua OPD diwajibkan untuk turun ke tengah-tengah masyarakat dalam melakukan edukasi, sosialisai dan simulasi pencegahan Covid-19. Kemudian lakukan pengelohan data, pengolahan administrasi, pengkajian dan pengembangan informasi dan komunikasi serta terus lengkapi kebutuhan logistik yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19, “ terangnya.

Sekda juga berharap untuk tidak ada satupun pelaku dunia usaha dan dunia industri yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada pekerja-pekerja yang ada sehingga dampak ekonomi dan dampak sosial dapat diantisipasi.

“ Saya juga mohon dukungan kepada pelaku dunia usaha dan dunia industri untuk selalu komitmen yang tinggi dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 begitu juga dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat untuk selalu membahasakan protokol kesehatan Covid-19 dalam bahasa agama, adat dan budaya sehingga penyebaran Covid-19 dapat terputus dari penyebarannya, “ tegas Sekda.

Sementara Dandim 0212/TS Letkol Inf. Akbar Nofrizal Yusananto, SIP berharap semua pihak untuk selalu menjaga kondisi daerah dengan baik agar tercipta stabilitas daerah yang mantap dan dinamis serta lakukan kerjasama yang baik dari semua stakeholder untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 baik itu di sektor kesehatan, ekonomi maupun di sektor sosial.

Sedangkan  Kapolres Tapsel AKBP. Roman Smaradhana Elhaj  SH, SIK MH mengajak semua pihak untuk selalu senantiasa tanggap, peka dan sigap dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

“ Oleh karena itu, saya mohon dukungan penuh kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam menghadapi era new normal atau tatanan hidup baru di Kabupaten Tapsel. “ tuturnya.

Kajari Tapsel Ardian, SH, dalam sambutannya mengatakan, penegakan hukum harus terus ditingkatkan, untuk itu kepada seluruh jajaran kejaksaan agar terus mengawal, mengamankan serta menjaga akuntabilitas dan transparansi terhadap semua program-program dan kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya percepatan, penanganan dan pencegahan Covid-19. (WD.014)

Komentar Anda

Berita Terkini