-->

Peternak Bebek Telur Banyak Gulung Tikar

harian9 author photo
LANGKAT |H9
Para peternak yang memiliki usaha kecil memelihara bebek telur didesa Pematang Cengal Barat Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat,semasa pademi covid 19 usaha petani juga terkena dampak dari serangan virus yang ditakuti seluruh dunia,hingga berimbas dengan akses perekonomian penghasilan penjualan telur dari periharaan mereka merosot.

Sebelumnya,harga penjualan 1 buah telur bebek air dihargai Rp 1500 perbutir,sedangkan harga pakan untuk ternak Rp 280000 pergoni,dengan harga tersebut petani masih bisa  dapat meraup keuntungan,"Sedangkan sekarang harga penjualan telur turun deraktis menjadi Rp 900 perbutir,ditambah harga pembelian pakan yang terus melambung naik menjadi Rp 350000 pergoninya.harga jual telur menurun serta pembelian pakan melonjak membuat petani kewalahan membagi atau mengurangi makanan untuk ternak mereka,hingga hasil pertumbuhan ternak kurang sempurna sampai banyak yang bermatian.

Hasil pantauan kru media ini saat mendatangi desa yang tersebut seperti diatas,Terlihat banyak kandang bebek telur yang bertutupan seperti suyono,usman,musiran,dan lamsah," diperkirakan itik yang menjadi periharan dari usaha mereka  setiap perkandangnya lebih kurang dari rata-rata memiliki  4000 ekor bebek telur.

Menurut keterangan Darmawan (47) ketika ditemui kru media ini saat berada dikantor desa,Selasa,(30/06/2020) dikenal sebagai salah satu anggota kaur desa Pematang Cengal Barat yang berperan dibagian pembangunan desa,dan juga selalu aktif serta peduli akan perkembangan dari penghasilan jenis tanaman juga perternakan yang ditekuni oleh masyarakat sebagai besar menjadi mata pencarian warga dari hasil potensi desa tersebut.

Kalau untuk seluruh desa yang ada di kecamatan Tanjung Pura,"Sambung Darmawan,Desa Pematang Cengal Barat ini,sebagai tempat Penghasilan  panen padi terbesar.ditanya masalah ternak,didesa ini memang banyak sayangnya,jerih upaya usaha petani ternak hanya tinggal kenanga,disebabkan,karena harga penjualan dari hasil periharaan mereka tidak menguntungkan ditambah lagi dengan harga pakan untuk ternak bebek telor naik melambung tinggi hingga membuat petani kewalahan sampai tumpur tidak mampu meneruskan usaha mereka,"Ujarnya.
Komentar Anda

Berita Terkini