Tangis Haru, Satu Kakek dan Dua Nenek Ketika Dapat Dana BLT Tahap II di Palas

harian9 author photo
PALAS|H9
Tiga orang lansia, Pak Tarhoni (102), Mbah Waginem berusia (87) dan Mbok Kasimah berusia 82 tahun  di Desa Ujung Batu I, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara tak kuasa menahan tangis ketika menerima Dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II yang disalurkan oleh pemerintah desa setempat.

Pak Tarhoni (102) merupakan warga RT. 03, hidup sehari-harinya dalam menyambung hidup mencari Kayu Bakar dengan berjalan tertatih tatih, dia mencari kayu di lingkungan kebun milik warga. Sedangkan Mbah Waginem Warga RT 02 juga sama seperti keduanya walau punya rumah sendiri makan setiap hari dapat bantuan dari tetangga. Meski memliki sanak saudara, ia tetap memilih tinggal di rumahnya, ia tak ingin merepotkan keluarganya di usia senjanya.

Sementara, Mbok Kasimah warga RT 11 setiap harinya tidak bisa bekerja lagi karena sudah tidak bisa berjalan datang ke balai desa diantar tetangga berjalan sudah tidak bisa lagi untuk makan sehari hari hanya berharap pada Kariman anaknya yang kerjanya Serabutan alias tidak tetap.

Ketika Kades Ujung Batu Batu I, Hasan Basri bersama Perangkat desanya, datang dari dalam Kantor Balai desa langsung menghampiri nya untuk menyalurkan BLT- DD, secara spontan ketiga lansia tersebut selang waktu langsung memeluknya. Mereka pun tak kuasa menahan air matanya untuk menetes, tampak sesekali ia berusaha mengusapnya dengan kain sarung yang ia gunakan.

"Terima kasih Pak, terima kasih," kata ketiganya.

Bahkan, saat Kades Ujung Batu Batu I, Hasan Basri bersama Perangkat desanya, meninggalkannya, ketiganya, tetap berdiri di depan pintu kantor desanya sembari mengucapkan rasa terima kasihnya dan terus memandangi langkah pemberi bantuan yang menuju tempat duduknya dibalai desa kantor tersebut0 untuk menyiapkan tugasnya kembali dengan mata yang berkaca-kaca.

"Sangat terharu ketika kami dengan langsung menghampiri mengantarkan  bantuan kepada ketiga lansia warga desa kami., sebab mereka langsung menangis dan memeluk saya," kata Kades Ujung Batu I, Hasan Basri saat ditanya awak media Harian9.com, Rabu (17/06/2020).

Menurut Hasan, Pak Tarhoni, Mbok Kasimah dan Mbah Waginem memang pantas mendapatkan bantuan yang bersumber dari Dana Desa itu. Apa lagi kondisinya yang sangat memprihatinkan, mereka juga sudah tua dan tinggal seorang sendiri.

"Kami pemerintah setempat sangat selektif memberikan bantuan kepada warga yang betul-betul membutuhkan, karena jumlahnya yang sangat terbatas hanya 92 KK," ujar Hasan Basri.

Hasan Basri pun berharap, Dana BLT-DD Tahap II yang dibagikan dapat meringankan beban warga kurang mampu di tengah pandemi Covid-19, termasuk ketiga lansia tersebut. Ia juga berharap akan ada bantuan lainnya yang bisa disalurkan kepada warga. Ujar Hasan Basri selaku kepala desa ujung batu I, yang selalu disukai warganya dengan kharismatiknya.

Dikesempatan yang sama ketiganya Pak Tarhoni, Mbah Waginem maupun Mbok Kasimah mengatakan,“Bantuan yang kami terima sangat bermanfaat dan akan dipergunakan untuk kebutuhan hidup di tengah pandemi wabah corona,”singkat ketiganya.

Saat di tanya kesehariannya, Pak Tarhoni mengatakan, “hidup dalam kesendirian, untuk bertahan hidup ia bekerja cari kayu bakar dan dibantu sama warga,” ujarnya.

Mbok Kasimah warga RT. 11 menuturkan, saya nak udah tidak bisa bekerja lagi sehari hari hanya berharap pada Kariman dari anak yang kerjanya Serabutan dan banruan dari warga desa, Ujarnya.

Disisi lain,  Mbah Waginem mengatakan, sama seperti mereka diatas walau punya rumah sendiri, makan setiap hari  dapat bantuan dari tetangga dan warga melintas dari depan rumah. Dengan adanya banruan ini kami sangat bersyukur Pungkas Mbah Waginem.(WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini