-->

Tokoh Perempuan Kota Medan Dorong Pemko Medan Beri Penguatan Pelaku Ekonomi Kreatif di Masa Pandemi

harian9 author photo
MEDAN| H9
Imbas wabah virus Corona (Covid-19) membuat Perekonomian belakangan ini sangat lesu khususnya di Kota Medan. Sebagai upaya bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Protokol kesehatan) mengharuskan sejumlah pelaku usaha menutup sementara usahanya.

Kebijakan New Normal yang rencananya segera diberlakukan, sedikit banyak membawa angin segar bagi para pelaku usaha. Meskipun, para pelaku usaha khawatir pengetatan protokol kesehatan di masa New Normal tidak akan membawa perubahan.

Melihat kondisi ini, tokoh perempuan Kota Medan, Fitriani Manurung S.Pd, M.Pd mengharapkan pemerintah memberikan penguatan kepada para pelaku ekonomi kreatif, para pelaku usaha kecil sehingga mereka tetap bisa bertahan di masa pandemi ini.

"Harapan mereka (Para pelaku ekonomi Kreatif-red) adalah peran pemerintah dalam penguatan sehingga mereka tetap memiliki kekuatan untuk bertahan di masa pandemi ini," ungkap Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Fitriani Manurung S.Pd, M.Pd kepada wartawan di Medan, Sabtu (20/06/2020).

Para pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan saat ini sepertinya kurang mendapatkan perhatian yang baik, mereka seolah dibiarkan tumbuh sendiri.

"Pelaku ekonomi kreatif di Kuliner misalnya, sebagai salah satu industri yang tidak ada habisnya dan menjadi ikon penting dalam menopang indutri pariwisata Kota Medan sepertinya luput dari upaya-upaya penguatan," ungkapnya.

Perempuan yang akrab disapa Bunda itu mengatakan, para pelaku ekonomi bisang ini memerlukan adanya kepastian dan akses yang mudah dalam mendapatkan permodalan dan pembinaan. "Saya melihat Pemko Medan sudah ada melakukan itu, namun geliatnya kurang kelihatan," tuturnya.

Kandidat Doktoer di Universitas Negeri Medan ini yakin, pertumbuhan sektor ekonomi ini memiliki prosfek yang cerah. "Makanya, keyakinan akan masa depan sektor ekonomi kreatif ini cerah kedepannya, pemerintah sampai membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang diharapkan berfungsi menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ekonomi kreatif juga diharapkan bisa menjadi pilar perekonomian di masa depan," jelasnya seraya mengatakan kepedulian pemerintah di daerah mutlak diperlukan dalam mewujudkan keberhasilannya.(WM021)
Komentar Anda

Berita Terkini