-->

Toni Nainggolan Dipercaya Masyarakat Sebagai Perawat Jalan

harian9 author photo
PANAI HULU | H9
Kepala Desa Sei.Jawijawi Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu, Sumarno dalam percakapannya dengan awak Harian9.com di ruang kerjanya Selasa (09/6/2020) terkait adanya pengutipan uang palang di Dusun Sidomulyo Desa Sei.Jawijawi, Sumarno mengatakan palang itu bukan milik Desa Sei.Jawijawi akan tetapi itu milik Kelurahan Kampung Mesjid yang dipinjam lokasi Desa Sei.Jawijawi dengan Surat Permohonan atas nama Masyarakat Kampung Mesjid.

Palang ini kita setujui didirikan dilokasi sekitar 2.200 meter menuju Kelurahan Kampung Mesjid, guna memberi dampak keuntungan bagi jalan Desa Sei.Jawijawi ikut terawat, karena dibuat jalan ini adalah untuk merawat jalan dari Desa Sei.Jawijawi ke Kampung Mesjid cukup parah tidak bisa dilalui oleh kenderaan roda empat apalagi Truck yang bermuatan kelapa sawit, padi, material bangunan dan lainnya.

Dari hasil Musyawarah bersama antara Pimpinan Kelurahan, Pengusaha angkutan truck, BPD.Tokoh Masyarakat dan juga dari mewakili Desa Jawijawi yang dilaksanakan tanggal 21 Mei 2020 bertempat di rumah Anto,berkesimpulan untuk perbaikan jalan menuju Kampung Mesjid lebih kurang 11 KM dirawat dengan dana Swadaya Masyarakat.

Berdasarkan Musyawarah ini maka kepada Masyarakat yang membawa hasil pertanian/perkebunan dengan kenderaan roda empat dikenakan biaya perawatan jalan sebesar Rp.8.000 (delapan ribu rupiah) sedangkan bagi kenderaan truck yang membawa material bangunan dikenakan biaya perawatan jalan sebesar Rp.30.000.(tigapuluhribu rupiah) sementara untuk penjaga palang ini dibunjuk Saudara Samsidi dengan dibantu beberapa orang

"Untuk pemeliharaan / perawatan jalan ini dihunjuk Saudara Toni Nainggolan mulai dari pengadaan bahan material seperti Pasir batu (Sirtu) dan pekerjanya, dihunjuknya Toni Nainggolan ini karena mampu mendahulukan memasukkan material dan pekerjanya yang terkadang sampai 3(tiga) bulan baru dibayarkan dengan demikian jalan ini sudah lancar dilalui kenderaan jenis apapun," jelas Sumarno.

Secara terpisah Camat Panai Hulu Abdul Kholik Lubis.SE. mempertanyakan kenapa Toni Nainggolan sanggup berpartisipasi dalam menanggulangi perawatan jalan ke Kampung Mesjid ini, padahal pembayarannya tidak secara kontan atau tunai, dengan singkat Toni menjawabnya adalah untuk kepentingan Masyarakat banyak.

Selanjutnya Toni Nainggolan menjelaskan bahwa sesungguhnya tidak ada niat saya yang lain, bahkan lahan sawit  saya tumbang untuk saya jadikan tempat Masyarakat jualan atau istilahnya Poken sehingga masyarakat disini tidak jauh-jauh lagi untuk belanja dan adanya Poken ini nanti akan dapat  menambah peningkatan ekonomi Masyarakat seperti berjualan nasi, jual minuman dan lain-lainnya.


"Tujuan saya sepenuhnya berupaya agar Masyarakat kami di Desa Sei.Jawijawi ini tidak terlalu ketinggalan dengan Masyarakat lain, sehingga anak-anak kami kedepannya dapat lebih maju dari sekarang ini," imbuh Toni Nainggolan. (
WD.016)
Komentar Anda

Berita Terkini