Warga Brandan Protes PKS UD SMS Diduga Buang Limbah Ke Alur Sungai

harian9 author photo
BERANDAN BARAT | H9
Sejak beroprasinya Pabrik Kelapa Sawit(PKS) UD.Sejahtra Makmur Sejati yang mempruduksi CPO, akhir-akhir ini membuat masyarakat khususnya nelayan di daerah ini semakin resah saja.

Sebab diduga pihak perusahaan sengaja membuang limbah cair melalui pipa paralon yang ditanam dibawah timbunan tanggul kolam limbah yang di arahkan ke paluh Anak Sungai Kelurahan Tangkahan Serai. Akibatnya air yang menuju anak sungai menjadi bewarna hitam kecoklat-coklatan.

Sehingga dengan adanya pembuangan tersebut dapat mencemari alur anak sungai hingga sangat menganggu aktifitas para nelayan tradisional dalam mencari nafkah di sekitar sungai tersebut. Dimana air limbah dapat mencemari sungai dan dapat mengganggu hasil tangkapan seperti udang, ikan dan kepiting. Alhasil tangkapan menurun drastis.

Rahmad salah seorang nelayan mengatakan kepada Harian9.com Minggu (28/6/20) adanya
PKS di daerah ini sudah terjadi berulang kali sehingga  bermasalah dengan warga sengai, 

"Kami menduga pihak perusahaan memang sengaja membuang limbahnya ke paluh Anak Sungai. Namun pihak perusahaan beralasan bahwa air limbah merembes dari benteng tangul kolam,"katanya.

PKS UD.Sejahtra Makmur Sejati saat ini berada di Dusun Pasir Putih Desa Lubuk Kasih. Sedangkan air limbahnya dibuang ke paluh Anak Sungai Lingkungan Tangkahan Serai Kelurahan Pangkalan Batu Kecamatan Brandan Barat kabupaten Langkat.

"Hal ini bukan saja meresahkan para kami para nelayan akan tetapi warga yang bertempat tinggal tidak jauh dari Perusahaan tersebut merasa sangat terganggu disebabkan setiap panas bau busuk limbah mencemari daerah warga,"ujarnya.

Menurut warga yang enggan ditulis namanya menyebutkan permasalahan ini telah disampaikan kepada pemerintah Desa, namun ditanggapi dingin akhirnya warga mendatangi Polsek Pangkalan Brandan untuk menyampaikan persoalan tersebut.

Pengaduan warga tersebut di respon Kapolsek Bersama FokopimCam Brandan Barat, dan pihak kepolisian tTurun ke lapangan pabrik guna memastikan laporan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut dihadapan Forkopimcan pihak perusahaan di wakili Yudy Andrean sebagai Manager membuat surat perjanjian adapun isi dari perjanjian tersebut pihak masyarakat minta pihak Perusahaan mengelola limbahnya dengan baik dan tidak akan membuang limbahnya.

Dan perusahaan berjanji akan menutup pipa Paralon yang bocor hingga merembes limbah yang belum Steril yang mengarah ke paluh Anak Sungai.

Masyarakat Kelurahan Pangkalan Batu diwakili Anhar Abusamah sedangkan Riadi dan Abdul Rahman mewakili masyarakat Desa lubuk kasih, ke Empat orang yang mewakili masyarakat bersama pihak  Perusahaan turut menanda tangani surat Perjanjian tersebut yang turut diketahui Oleh Kepala Lurah Pangkalan Batu Jamilah S.Sos dan Kepala Desa Lubuk Kasih M.Joni Irawan.(WD45)

Komentar Anda

Berita Terkini