Warga Minta Petinggi Kepolisian Sumut Tutup Dapur Penyulingan Minyak Mentah di Tanjung Pura

HARIAN9 author photo
TANJUNG PURA| H9
Kejadian sebuah dapur penyulingan minyak mentah (kondensat) ilegal yang dikelola secara tradisional milik Andong Alang (65) yang terletak di belakang Masjid Jami' Nurul Iman di Dusun Pasiran, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat terbakar, Rabu (17/6) sepekan yang lalu sekira pukul18:30WIB. 

Untungnya atas peristiwa kejadian kebakaran itu tidak ada korban,"namun masyarakat yang sedang melaksanakan Shalat Maghrib di masjid tersebut sempat resah hingga tidak nyaman menjalankan ibadah.

"Sukurlah masjid gak kena, kalau masjid terbakar, pasti bisa heboh," ungkap warga sembari meminta kepada kru media indititasnya tidak disebutkan,Selasa (23/06/2020) sore.

Sejak terbakar, kata warga, dapur penyulingan kondensat milik Andong Alang hingga sekarang tidak beroperasi,"Namun,dapur-dapur penyulingan milik warga lain masih tetap beroperasi

"Dapurnya berdampingan dengan pemukiman warga, kita khawatir jika terjadi kebakaran, bisa merembet kemana-mana.Apalagi, dapur penyulingan itu gak ada standar keselamatan dan keamanannya," sambung warga.

"Bahkan, ada warga Binjai yang mengaku bisa melegalkan penyulingan minyak tersebut, asalkan menyetor sejumlah uang untuk bergabung dalam paguyuban/koperasi yang dibuatnya.

Kami minta agar Jajaran Kepolisian sesumatera utara,Terutama kepada Bapak Kapoldasu bisa segera menutup dapur penyulingan minyak ilegal di Kecamatan Tanjung Pura, khususnya di Desa Pantai Cermin ini," Paparnya warga.

Ditambahkan warga, sejak dibuat koperasi yang didirikan warga Binjai bersama gabungan mantan oknum kepolisian tersebut, para pengelola dapur penyulingan kondensat semakin tak mengindahkan faktor keselamatan.

"Lihatlah, walaupun dah terbakar gitu, puluhan dapur yang lain tetap aja beroperasi.Padahal, resiko kebakaran dapur itu cukup tinggi,"Tandasnya warga.

Pantauan di lapangan, bekas kebakaran terlihat jelas dari batang pohon kelapa di sekitar dapur penyulingan kondensat tersebut yang gosong hingga ke bagian daunnya. Terlihat tak ada aktifitas penyulingan di dapur minyak yang disebut-sebut baru mengalami kebakaran itu.

Sementara, Kapolsek Tanjung Pura IPTU Rudi Syahputra menepis peristiwa kebakaran dapur penyulingan kondensat tersebut. "Bukan terbakar itu. Kita dah cek kesana (TKP), gak ada korbannya karena kecil aja apinya," sebut Iptu Rudi Syahputra.

Ketika disinggung terkait izin operasional dapur penyulingan kondensat tersebut, IPTU Rudi Syahputra mengarahkan agar menanyakannya langsung ke Unit Tipidter Polres Langkat. Kerena kejahatan migas itu merupakan kejahatan lex spesialis (hukum khusus) "Kalejahatan lex spesialis yang nangani Polres,"pungkasnya.(WD012) 
Komentar Anda

Berita Terkini