-->

Alhamdulillah, ASN Pemkab Tapsel Non Reaktif Covid-19

harian9 author photo
TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu, bersama sejumlah pejabatnya melakukan rapid test Covid-19 oleh petugas kesehatan di aula Beringin eks. Kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga No. 74, Kota Padangsidimpuan, belum lama ini.
 
Pelaksanaan rapid test diawali oleh Bupati dan diikuti Sekda beserta sejumlah pejabatnya secara bergantian, yang bertujuan untuk  mengetahui apakah para pejabat Pemkab Tapsel ada yang terkena atau terpapar virus Corona ini.

Dalam kegiatan tersebut, juga diikuti Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, Kadis PMPTSP Tapsel Sofyan Adil Siregar, Kaban Kesbangpol Hamdy S. Pulungan, Kadis Sosial Nurdin Pane, Kadis Pertanian Bismark Muaratua Siregar, Kadis Kesehatan dr Sri Khairunnisah, Kadis Pendidikan Amros Karangmatua, Kadis Kominfo Ilyas Pasaribu, Kepala BKD Ahmad Syuaib Harianja, Kabag Pembangunan dan Pengembangan Wilayah Donny Ramadan Pasaribu, Kabag Umum dan Perlengkapan Farwis Risky, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Ahmad Sani Harchan.

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Penyebaran (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tapsel mengatakan, kegiatan ini adalah untuk memastikan kondisi para pejabat Tapsel agar tidak terpapar virus Corona.

“ Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan rapid test kepada 29 Pejabat Tapsel dan Sekretariat GTPP Copid-19 Tapsel yang hari ini diperiksa dinyatakan non reaktif dan pelaksanaan rapid test ini akan terus dilakukan kepada Pejabat Tapsel lainnya secara berkesinambungan, “ ujar Syahrul.

Syahrul juga mengimbau kepada seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tapsel untuk dapat meningkatkan standar operasional dalam menerapkan protokol kesehatan di masing-masing OPD.

“ Apalagi kita telah memasuki tatanan hidup baru atau ‘New Normal Life’, maka Pemkab Tapsel mewajibkan kepada seluruh pegawainya apabila memasuki areal perkantoran diwajibkan memakai masker, pegawai wajib mencuci tangan pakai sabun serta menjaga jarak (physical distancing) 1,5 meter, “ ucapnya.

Dia menjelaskan, memasuki tatanan kehidupan normal baru seluruh kantor OPD termasuk Sekretariat telah dipasangi alat cuci tangan portable yang dilengkapi dengan hand shop dan hand sanitizer.

“ Tidak hanya itu saja di setiap sudut titik perkantoran juga sudah terpasang sejumlah banner dan spanduk yang bertuliskan ‘zona wajib masker’, sebagai imbauan untuk pegawai dan masyarakat agar dapat mentaati aturan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran Covid-19, “ tuturnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini