Angka Persentase Sembuh Global 50,3 Persen

harian9 author photo

JAKARTA| H9
Data pemeriksaan spesimen per hari ini menunjukkan jumlah pasien positif COVID-19 sembuh terbanyak ada di DKI Jakarta, yakni 394 pasien. Penambahan pasien sembuh di DKI Jakarta tersebut lebih banyak dibandingkan penambahan pasien sembuh di provinsi lain.

Jumlah spesimen yang telah diperiksa bertambah 21.515 total 803.898 spesimen yang telah diperiksa. Hasilnya diketahui kasus konfirmasi positif baru sebanyak 1.293, total 56.385.

''Sebaran kasus ini pertama Jawa Timur bertambah 331 kasus baru 121 sembuh, DKI Jakarta 193 kasus baru 394 sembuh, Jawa Tengah 153 kasus baru 50 sembuh, Kalimantan Selatan 106 kasus baru 38 sembuh, Sulawesi Selatan 89 kasus baru 69 sembuh,'' kata Jubir Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto, di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (30/6).

Selain itu ada 19 provinsi dengan penambahan kasus di bawah 10 dan ada 7 provinsi tidak ada penambahan kasus baru, yakni Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, dan NTT.

Kasus sembuh di Indonesia sudah cukup banyak, beberapa provinsi melaporkan lebih dari 80 persen di antaranya NTB 81,1 persen, Kaltim 73,7 persen, Yogya 85,3 persen, Gorontalo 80,2 persen, Sulsel 82,3 persen, Kalimantan Utara 73,5 persen, Lampung 79,3 persen, Sulawesi Barat 72,8 persen, Bangka Belitung 86,8 persen, Bengkulu 71,2 persen, Kalbar 81,0 persen, Kepulauan Riau 81,6 persen, dan Riau 73,5 persen.

''Angka persentase sembuh global adalah 50,3 persen, artinya begitu banyak provinsi kita mencapai di atas 80 persen,'' katanya.

Jumlah pasien sembuh per hari ini 1.006 orang, sehingga total pasien sembuh berjumlah 24.806 orang. Sudah 449 kabupaten/kota terdampak di 34 provinsi, 43.797 ODP dan 13.182 PDP.

''Kita memaknai penambahan kasus yang diidentifikasi setiap hari dari hasil PCR atau TCM ini adalah gambaran upaya masif kita dalam melakukan pemeriksaan dari tracing yang dilaksanakan secara agresif,'' ucap dr. Achmad.

Ia juga mengatakan penambahan kasus tersebut tidak dimaknai terjadi penambahan tempat tidur di rumah sakit. Penggunaan tempat tidur di rumah sakit masih di bawah 60 persen, artinya temuan kasus COVID-19 banyak tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

''Gambaran ini semakin menegaskan komitmen kita bahwa melaksanakan protokol kesehatan menjadi sebuah keharusan. Ini butuh disiplin kuat, komitmen kuat dari pasien agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak fisik dengan orang lain, memakai masker, dan rajin cuci tangan pakai sabun,'' imbuhnya. (Kemenkes/wp.03)

(Foto: Kemenkes)



Komentar Anda

Berita Terkini