Antisipasi Waspada II Gunung Raung, Danramil Ledokombo Petakkan Daerah Terdampak

HARIAN9 author photo
JEMBER | H9
Lokasi administratif dan geografis Gunung Raung (G Raung),
terletak diperbatasan wilayah Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi
dan Kabupaten Bondowoso, dengan posisi latitude -8.125 derajat lintang
Utara, dan longitude 114.042 derajat bujur timur, memiliki ketinggian
3332 meter diatas permukaan laut (MDPL), sebagai salah satu gunung
berapi di Indonesia, mulai menunjukkan aktivitasnya.


Hal tersebut menurut laporan petugas pos Pengamat G Raung Mukijo pada
29/07/2020 diantaranya  secara visual kawah gunung tertutup kabut
tebal, asap kawah tidak teramati, kegempaan terjadinya 6 kali gempa
skala kecil dengan amplitudo 8-13 mm dengan lama gempa 60-170 detik,
57 kali Tremor non harmonik dengan amplitudo 1-8 mm, lama gempa 39-485
detik, sekali gempa tektonik dengan amplitudo 7 mm, S-P 23 detik lama
gempa 101 detik, dengan data aktivitas tersebut status G Raung
dinyatakan Waspada II, melarang aktivitas masyarakat dengan radius 2
Km dari kawah.

Pada Rabu 29/07/2020, dilaksanakan Rapat Koordinasi unsur terkait
bertempat di Balai Desa Slateng,  yang dihadiri oleh Danramil 0824/06
Ledokombo Kapten Inf Harsono, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Jember Sukirno, Babinsa Sertu Yudi Sularto,
Bhabinkamtibmas Bripka Edy Hariyanto, Kepala Desa Slateng dan Kepala
Dusun Sumbergadung.

Daerah paling terdampak di Kabupaten  Jember, adalah daerah kaki G
Raung yaitu Dusun Sumbergadung Desa Slateng Kec Ledokombo Kab Jember,
terkait dengan situasi G Raung yang dinyatakan Waspada II tersebut
Danramil 0824/06 Ledokombo Bersama Muspika lainnya mulai melakukan
langkah-langkah antisipatif.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Danramil 0824/06 Ledokombo Kapten Inf
Harsono, membahas pendataan mitigasi, penduduk terdampak, melaksanakan
pemantauan langsung serta mendirikan posko di rumah Kepala Dusun
Sumbergadung Ragil S, ada 3 lokasi terdampak langsung diantaranya Pos
Perhutani, jarak dari kaldera 13,5 km, Kampung Leces petak 82 jarak
dari kaldera 12,4 km, Slerok petak 82 jarak dari kaldera 11 km, dengan
jumlah masyarakat terdampak sejumlah 725 KK, dengan jumlah jiwa 1,881
jiwa dengan perincian laki-laki 917 jiwa dan perempuan 964 jiwa.

Usai melaksanakan rakor Danramil 0824/06 Ledokombo Kapten Inf Harsono
langsung turun.kelapangan melakukan mitigasi bersama, menghimbau
masyarakat untuk waspada terhadap perkembangan aktivitas gunung,
menghimbau warga agar meningkatkan Sistem Keamanan Lingkungan
(Siskamling) dan lain-lain.

Menyikapi hal tersebut Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad
Nurdin, saat kami konfirmasi menyampaikan apresiasinya kepada aparat
terkait yang telah melakukan langkah-langkah mitigasi dan pendataan
kawasan terdampak langsung.

Meskipun kita berdoa dan berharap agar tidak sampai terjadi
peningkatan aktivitas tektonik, namun pada kesempatan ini saya turut
menghimbau agar masyarakat disekitar kaki G Raung, untuk selalu
waspada, ikuti arahan petugas, guna mengantisipasi jatuhnya korban
jiwa. Pungkas Dandim 0824/Jember. (Siswandi)


Komentar Anda

Berita Terkini