-->

Bappebti Dukung PT. DSSU Berdayakan Gudang Pangan

harian9 author photo
MEDAN| H9
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mendukung PT. Dhirga Surya Sumatera Utara (DSSU) memberdayakan resi gudang di kabupaten yang memiliki Sistem Resi Gudang (SRG), untuk produksi ketahanan pangan di Sumut. Hal itu disampaikan Kepala Badan Penguatan Pemberdayaan Sistem Resi Gudang (SRG) Bappebti  Yuli Edi Subagio, SE, MM,  saat memimpin secara virtual antara Bappebti, beberapa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten dan PT DSSU, Kamis (2/7/2020).

Dalam pertemuan itu Bappebti meminta agar Disperindag Kabupaten yang memiliki resi gudang agar segera mengurus dokumennya, terutama Kabupaten Serdang Bedagai dan Langkat yang akan menjadi program awal PT DSSU. Namun untuk kabupaten lain seperti Simalungun dan Tanah Karo diharapkan juga untuk mempersiapkan dokumen SRG nya. 

"Sehingga pada saat dibutuhkan dalam pengembangan usaha PT. DSSU, dokumennya siap,” kata Yuli Edi Subagyo yang akrap dipanggil Pak Yes.

Dijelaskannya, SRG merupakan instrumen perdagangan maupun keuangan yang memungkinkan komoditi yang disimpan dalam gudang memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan tanpa diperlukan adanya jaminan lainnya. Adapun sesuai dengan peraturan kepala Bappebti Nomor 02/BAPPEBTI/PER-SRG/7/2007 tentang Persyaratan dan Tata Cara Untuk Memperoleh Persetujuan Sebagai Gudang dalam Sistem Resi Gudang yakni melengkapi dokumen permohonan persetujuan sebagai gudang dalam Sistem Resi Gudang yang meliputi; Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan di bidang Usaha Jasa Pergudangan, tanda Daftar Gudang (TDG), sertifikat untuk Gudang dari Lembaga Penilaian Kesesuaian.

“Untuk keterangan kelengkapan gudang sesuai dengan Sertifikat Gudang dari Lembaga Penilaian Kesesuaian meliputi, fotokopi bukti dokumen kepemilikan atas tanah dan bangunan gudang dan Perjanjian Sewa Menyewa/ Bentuk Perjanjian Lain yang memberikan penguasaan terhadap Gudang. Hal itu apabila gudang bukan milik Pengelola Gudang.” jelasnya. 

Ditambahkannya, semua dokumen ini juga dilengkapi dengan dokumen dari PT DSSU. Selain itu juga diperlukan untuk menguatkan sumber daya manusia (SDM) nya PT DSSU sebagai pengelola gudang. Maka Bappebti menunggu dokumennya segera dikirim untuk proses perizinannya.      

Selanjutnya Kepala Dinas Perindag Serdang Bedagai  Karno Siregar menyebutkan, resi gudang  Kabupaten Serdang Bedagai berlokasi di Dusun 1 Desa Kuta Galoh Kecamatan Perbaungan, dengan kapasitas sekitar 1750 ton yaitu untuk gudang type A. Kemudian SRG nya dalam kondisi masih baik, namun mungkin masih perlu perawatan jika dioperasionalkan sesuai dengan fasilitasyang ada. 

Sementara itu Dirut PT. DSSU Isfan F. Fachruddin, SE., MSP menyampaikan, diupayakan progres yang sedang dilakukan ini dapat maksimal pada dua bulan kedepan. Jika dilihat dari musim panen nanti, diharapkan pada bulan September  2020 program produksi ketahanan pangan ini sudah berjalan, karena diperkirakan pada akhir  bulan September atau awal bulan Oktober 2020 sudah dimulai panen raya. Maka harapanya gudang-gudang itu sudah bisa dipergunakan. 

“Dalam beberapa hari kemarin, kami sudah mencari alternatif agar kiranya pada saat beroperasi sudah bisa memasarkan pangan yang akan diproduksi,” ucapnya didampingi Direktur Operasional PT. DSSU Budi Hartoyo Damanik, SE.,MM. 

Disebutkan, selain itu program ini juga mendapat apresiasi dari DPRD Sumut. Ketua dan sejumlah Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRDSU bersama Komisaris dan Direksi PT DSSU sudah melakukan peninjauan terhadap Resi Gudang dan lahan pertanian yang ada di kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat. 

“Namun pada Prinsipnya kami mengikuti arahan dari Bappebti, sehingga perizinan serta program ini dapat berjalan sesuai dengan harapan,” tambahnya.

Hadir juga dan menyampaikan masukan dalam dialog itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumut Ir. Aspan Sofian Batubara, MM, utusan Dinas Perindag Sumut, Dinas Perindag Kabupaten Langkat. Simalungun, Tanah Karo dan dari kabupaten lainnya yang terkait dengan resi gudang. (pr.01) 

  

Komentar Anda

Berita Terkini