-->

Bertahan di Tengah Pandemi, Produk Mamin Indonesia Tetap Berpeluang Tumbuh di Pasar Amerika Serikat

harian9 author photo

JAKARTA| H9
Di tengah tantangan ekonomi global, khususnya di masa pandemi Covid-19, beberapa produk ekspor masih memiliki peluang yang besar untuk tumbuh. Salah satunya, produk makanan dan minuman (mamin). Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan dalam diskusi interaktif Snack Wars dengan tema ‘Strategi Memenangkan Kompetisi di Pasar Produk Mamin di Amerika Serikat’ yang dilaksanakan pada Selasa (30/6).

Turut hadir sebagai narasumber, pendiri dan pemilik TAKARI International Yuntakari Wiharyanto, General Manager BRI New York Trihartono, Representatif Mustika Ratu untuk wilayah Amerika Utara Julie Wahono. Acara dihadiri 100 peserta yang merupakan para pelaku usaha, diaspora Indonesia, serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Sektor makanan dan minuman dipastikan dapat bertahan dan berkembang di tengah pandemi ini. Namun, seiring meningkatnya perhatian konsumen terhadap produk yang higienis dan baik bagi imun tubuh, maka diperlukan strategi khusus dalam memasarkan produk yang inovatif dan berkualitas untuk memenangkan kompetisi di pasar internasional, termasuk di pasar Amerika Serikat,” ujar Kasan.

Kasan menambahkan, selain menjaga kualitas produk, hal lain yang perlu diperhatikan adalah peran serta pendanaan yang mudah dan aman bagi para pelaku usaha. Hal tersebut dibutuhkan para eksportir maupun importir dalam ekspansi produk makanan dan minuman secara khusus ke pasar Amerika Serikat.

“Permintaan yang tinggi serta tingkat pertumbuhan yang sangat pesat membuat Amerika Serikat menjadi destinasi ekspor utama bagi produsen makanan dan minuman dari berbagai negara, sehingga membuat pasar produk Amerika Serikat sangat kompetitif dan sangat ketat,” jelas Kasan.

Representatif Mustika Ratu untuk wilayah Amerika Utara Julie Wahono menambahkan, pihaknya akan selalu mendukung kebijakan pemerintah dalam memajukan perekonomian Indonesia. 

"Kami berkomitmen untuk turut memajukan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui kegiatan ekspor dan mengikuti setiap ketentuan serta peraturan yang ditetapkan di masing-masing negara tujuan," ujarnya.

Sebagai salah satu negara mitra utama Indonesia, total perdagangan Indonesia-Amerika Serikat tercatat sebesar USD.26,9 miliar dan Indonesia mengalami surplus sebesar USD.8,4 miliar.

Sedangkan, untuk ekspor makanan minuman Indonesia ke Amerika Serikat pada 2019 tercatat sebesar USD.730,4 juta dengan tren ekspor selama lima tahun terakhir (2015-2019) tercatat positif sebesar 7,15 persen.

Pada periode Januari—April 2020, ekspor makanan dan minuman Indonesia bahkan mencapai USD.293,63 juta. Nilai tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 29,69 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Produk ekspor makanan dan minuman terbesar Indonesia ke Amerika Serikat yaitu makanan laut, buah-buahan, makanan ringan, dan gula. (rel/wp.03)




Komentar Anda

Berita Terkini