-->

Diduga Ilegal Loging di TNGL, Rayon FKPPI Laporkan Temuan Kayu Olahan

HARIAN9 author photo
BESITANG | H9
Sejak akhir-akhir ini permainan mafia ilegal loging di Kawasan hutan Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL) semakin marak. Puluhan Ton kayu jenis damar laut yang telah diracik menggunakan mesin Cinsaw dengan berbagai ukuran tampak bergelimpangan di pinggir hutan lindung TNGL.

Sabtu 18 juli 2020 rencana para mafia untuk mengeluarkan kayu cetakan dari hasil illegal loging tersebut akan diangkut keluar dari Hutan kawasan, namun rencana tersebut sempat diketahui oleh unsur Pemuda Sup Rayon FKPPI Desa Harapan Maju Desa Petani Jaya Kecamatan Sai Lepan Kabupaten Langkat.

Puluhan Pemuda dari OKP FKPPI  yang di pimpin Wakil Ketua Rayon Kecamatan Sai lepan, Jayak Ginting langsung turun ke lokasi Pengolahan Kayu di Wilayah Hutan TNGL Sai Sebamban Dusun C 1 Desa PIR ADB Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat. Namun pada hari itu kayu olahan tersebut gagal dikeluarkan.

Minggu (19/7/2020 ) sejumlah masyarakat dari OKP FKPPI kembali datang dan menunggu di Posko Konsevasi yang berada di sekitar Alur Gusta Dusun C 1.

"Kedatangan kami hari ini untuk memastikan pernyataan dari Pihak TNGL yang
mana petugas menyatakan kalau kayu olahan yang ditemukan tersebut akan dibawa
Ke Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung
Lause ( BB-TNGL) dan kami takut kayu tersebut hanya alasan saja untuk di bawa kesana, karna kayu olahan yang kami temukan itu jumlahnya ditaksir mencapai 20 ton,"kata Jayak
Ginting didampingi Hendik Purnawan. 

Untuk membuktikan temuan kayu olahan tersebut, sejumlah Anggota FKPPI sengaja
membawa wartawan kelokasi satu unit mobil petugas TNGL jenis Doble Cabin tampak sarat muatan Kayu jenisdDamar laut. Berbagai ukuran yang rencananya kayu olahan tersebut akan di bawa ke Kantor TNGL di Bukit Mas Kecamatan Besitang untuk diamankan.

Pantauan awak media ini di salah satu gubuk, puluhan lembar papan ukuran 1X9 Inci jenis damar laut tampak tersusun rapi diduga hasil dari pembalakan liar illegal loging
tak jauh dari lokasi tumpukan kayu tersebut .

Sejumlah personil petugas TNGL tampak berada sekitar lokasi usai melangsir kayu olahan yang sebelumnya di ditemukan dan dilaporkan FKPPI.

Kepala Seksi Wilayah SPN VI  Sekoci, Oto D Manik ketika ditanya tentang adanya temuan
Ratusan keping Kayu olahan jenis Damar Laut dan meranti mengatakan memang ada dan itu yang sudah diatas mobil akan dibawa untuk di amankan ke kekantor TNGL dan kalau dikatakan illegal loging dia belum tau karena inikan harus ada pembuktian. (WD/45)


Komentar Anda

Berita Terkini