-->

Dorong Keuangan Digital, BI-Pemkab Dairi Tandatangani Kerjasama

HARIAN9 author photo
SIDIKALANG| H9
Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (BI Sumut) melakukan penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi tentang pengembangan ekonomi daerah dan keuangan digital di Kantor Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, kerjasama yang dijalin dengan Pemkab Dairi itu bertujuan untuk meningkatkan digitalisasi transaksi daerah.

"Kami menyambut baik keinginan Bupati Dairi untuk meningkatkan digitalisasi daerah. Ada dua hal utama, pertama penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) dan kedua, transaksi-transaksi masyarakat yang perlu terus ditingkatkan dengan cara digital," ucapnya, kemarin.

Pihaknya sangat mendukung rencana-rencana Bupati Dairi sehingga semua kegiatan ekonomi di Dairi bisa dicatat dengan baik. Dengan digitalisasi, memungkinkan semua kegiatan ekonomi tercatat, terlebih masih banyak kegiatan nonformal  yang belum bisa dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Dengan kerjasama ini, kita akan maksimalkan ETP di Kabupaten Dairi, juga transaksi-transaksi lainnya seperti PBB, pajak restoran, retribusi tempat wisata dan lainnya dengan menggunakan QRIS. Kami akan terus melakukan pendampingan dan menjembatani kawan-kawan di Dairi apabila perlu bertemu dengan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), perbankan, keperluan pengembangan wisata maupun pendaftaran QRIS untuk merchant di Dairi," jelasnya.

Sementara, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyebutkan, kerjasama tersebut dijalin dengan tujuan melakukan berbagai loncatan terhadap berbagai hal. Pertama, terhadap pelayanan kepada masyarakat Dairi dan kedua, untuk meningkatkan ekonomi daerah melalui digitalisasi sehingga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Saya ingin masyarakat Dairi memiliki alternatif pembayaran apalagi transaksi disini masih didominasi pembayaran tunai. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, alangkah lebih baik untuk melakukan transaksi secara nontunai untuk meminimalisir penyebaran Covid-19," katanya. (PP-04)
Komentar Anda

Berita Terkini