Fitriani Manurung Ajak Kader PDI P Manfaatkan Momentum Idul Adha

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Tanggal 31 Juli 2020, Insya Allah seluruh umat Islam dimana pun berada bersuka cita, serentak bertakbir membesarkan kalam Allah dalam meramaikan Hari Raya Idul Adha tahun 1441 Hijriyah. Hari Raya Idul Adha ditandai dengan shalat ied berjemaah dan dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurban untuk dibagikan kepada seluruh umat Islam sebagai tanda ketundukan manusia kepada Tuhannya.

Menyambut Idul Adha tanggal 31 Juli 2020, Majelis Taklim DPC PDI Perjuangan Kota Medan mengajak seluruh kader partai khususnya anggota majelis taklim memanfaatkan momentum dan meneladani nilai-nilai luhur Idul Adha.

"Idul Adha atau hari raya kurban menjadi momen paling berharga bagi kita untuk saling berbagi dan kecintaan kepada kebaikan di masyarakat," kata Ketua Majelis Taklim DPC PDIP Medan Dr Hj Fitriani Manurung MPd kepada wartawan di Medan, Rabu (29/7/2020).

Dikatakan Fitriani, dalam Idul Adha ada prosesi ibadah kurban dan itu menjadi pelajaran paling berharga bagi umat Islam dalam menghadapi kehidupan.

"Ibadah kurban menuntut totalitas kita sebagai manusia kepada Tuhan-nya. Selain sebagai bentuk ibadah, kurban juga memberikan pelajaran kepada kita untuk senantiasa rela berkorban demi sesama sebagai bentuk kepedulian sosial," ujar perempuan yang akrab disapa Bunda ini.

Nilai-nilai yang terkandung didalamnya juga bersesuaian dengan dasar negara yaitu Pancasila, rela berkorban untuk sesama tertuang dalam sila ke 5 dari Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Jadi nilai-nilai dalam ibadah kurban selaras dengan dasar negara kita," jelasnya

Dalam konteks kekinian, menurutnya, ibadah kurban terkandung pesan yang jelas untuk senantiasa peduli sesama, mengutamakan kepentingan sosial atau kepentingan umum, dan memberikan rasa keadilan sosial secara merata merupakan wujud nyata dari pengamalan Pancasila mulai dari sila pertama sampai sila kelima.

"Ini pesan para pendiri bangsa kita termasuk diantaraya Bung Karno yang merupakan tokoh perumus Pancasila," ungkap perempuan berhijab ini via pesan whatsapp.(WM021)
Komentar Anda

Berita Terkini