-->

Gelapkan Uang Nasabah, JSM Ditangkap Sat Reskrim Polres Palas

harian9 author photo
PALAS| H9
Seorang Karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rejeki Mandiri Jaya (RMJ) berinisial JSM (34) ditetapkan tersangka oleh polisi setelah diduga menggelapkan uang nasabahnya ditempat ia bekerja hingga puluhan juta rupiah.

Kapolres Palas, AKBP Jarot Yusviq Andito melalui Kasat Reskrim, Iptu Aman Putra Bangunsyah SH mengungkapkan, penangkapan tersangka atas dasar laporan polisi Nomor LP/71/VI/2020/SU/PALAS/SPKT, tanggal 12 Juni 2020.

Dan Surat Perintah Penangkapan nomor : SP.Kap/ 45 /VII/2020/Reskrim, tanggal 10 Juli 2020, tersangka JSM (34) dibekuk jajaran Satreskrim polres Palas dirumah kediamannya, di Desa Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Selasa (14/7/2020) sekira pukul 05.30.

Sebelum dilakukan penangkapan terhadap tersangka JSM, pihaknya lebih dulu mendapatkan informasi akan keberadaan tersangka yang sudah berada di Desa Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Mendapat informasi tersebut, Saat itu juga Kasat Reskrim langsung memerintahkan KBO Reskrim Polres Palas, Iptu M.Taufik menuju Rokan Hulu.

"Sekira pukul 05.30 Wib, lokasi dan tempat Keberadaaan tersangka diketahui dan langsung dilakukan penangkapan. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Palas untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan,” kata Aman

Tersangka mengakui perbuatannya telah menggelapkan uang perusahaan tempat ia bekerja sebesar Rp 37.316.000. Uang tersebut merupakan angsuran nasabah dan uang anggunan nasabah saat meminjam uang di koperasi simpan pinjam (KSP) Rejeki Mandiri Jaya. Sebut Kasat Reskrim ketika tersangka diinterogasi di Mapolres Palas.

“Uang angsuran dan uang anggunan nasabah yang ditarik tersangka menggunakan anjungan tunai mandiri (ATM), tidak ada yang disetorkan ke pihak KSP Rejeki Mandiri Jaya, sehingga perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 40 juta rupiah,” ungkap Iptu aman di ruangan kerjanya.

Tersangka saat ini mendekam di Mapolres Palas dan dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan (Tindak Pidana Penggelapan dalam jabatan sebagai mana di maksud dalam rumusan pasal tersebut). dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. 

"Kita masih kembangkan, kemungkinan korbanya bisa lebih dari satu," Pungkas Kasat Reskrim Polres Palas, Iptu Aman Putra Bangunsyah SH. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini