-->

Lagi Edarkan Sabu, Polres Palas Bekuk Petani Ini Disalah Satu Kebun Sawit

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Seorang pemuda yang berprofesi sebagai petani AHL (39) alias Amir, itu masih saja menjadi budak dan pengedar sabu, harus kembali meringkuk di balik jeruji besi.  AHL dibekuk Satuan Reserse Narkoba Satresnarkoba)  Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang  Lawas (Palas) di Desa Sihiuk, Kecamatan Lubuk Barumun, tepatnya di kebun sawit  milik warga. Rabu (22/7) sekira pukul 23.50 WIB. Kemarin.

Sebelumnya diketahui, AHL Alias Amir yang merupakan seorang warga dari Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun ini, untuk kesekian kalinya telah berurusan dengan aparat krpolisian, dengan kasus yang sama.

Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito melalui Kasat Narkoba AKP. Agus Manimbul Butar butar, SH. menyebutkan kepada Harian9.com, Rabu. (23/07/2020), tangkapan bandar narkoba ini atas informasi dari warga. tersangka memiliki nama samaran Amir saat mengedarkan sabu. AHL alias Amir diduga memiliki dan menjual narkotika jenis Shabu dan sedang berada di kebun kelapa sawit warga di desa Sihiuk.

Saat ditangkap, tersangka AHL alias Amir saat diamankan tidak berkutik ketika didatangi petugas. bersama barang bukti cukup banyak, berupa 12 dengan berat

Dia, ternyata masih menjalani bisnis haram ini kendati sudah beberapa kali berurusan dengan polisi. Kali ini "Ada dua belas bungkus (12) klip bungkus plastik Klip besar dan plastik klip kecil yang diduga berisikan Narkotika jenis shabu. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ucapnya.  

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka total 11,37 gram, 1 timbangan electrik, 1 set alat hisap shabu/bong, 2 pipet berbentuk skop besar dan kecil, serta uang tunai sebesar Rp.2.600.000 (dua juta enam ratus ribu rupiah), dan 1 tas sandang warna kuning.

Sabu tersebut diedarkan kepada para pembelinya yang tidak hanya berasal dari kalangan orang tua saja. "Pembelinya dari semua kalangan umur," kata Kasat Narkoba Polres Palas. AKP. Agus Manimbul Butar butar, SH.

Menurutnya, tersangka meski berprofesi sebagai petani ini, sudah sering lepas. Pria ini masih tergiur dengan keuntungan dari bisnis haram ini. "Sekali ambil 11,37 gram, sabu, keuntungannya diperkirakan jutaan rupiah," tutupnya.

Atas perbuatannya, AHL terancam maksimal 20 tahun penjara sesuai UU RI no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (WD41) 
Komentar Anda

Berita Terkini