-->

Maret 2020, Gini Ratio Sumut Tercatat 0,316

harian9 author photo
MEDAN| H9
Pada Maret 2020, (tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk yang diukur dengan) Gini Ratio Sumatera Utara tercatat sebesar 0,316. Terjadi sedikit peningkatan sebesar 0,001 poin jika dibandingkan September 2019 yang sebesar 0,315. Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Sumut, Fadjar Wahyu Tridjono S.Si, M.M, Rabu (15/7/2020).

Peningkatan Gini Rasio ini berarti terjadi kenaikan tingkat ketimpangan pengeluaran. Gini Ratio di daerah perkotaan pada Maret 2020 tercatat
sebesar 0,338 sedikit meningkat dibanding Gini Ratio September 2019 yang sebesar 0,337. 

"Demikian juga Gini Ratio di daerah perdesaan pada Maret 2020 tercatat sebesar 0,255 meningkat dibanding Gini Ratio September 2019 yang sebesar 0,262,"katanya.

Pada Maret 2020, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 21,53 persen. Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. 

"Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 19,99 persen dan di daerah perdesaan angkanya tercatat sebesar 24,63 yang artinya keduanya juga berada pada kategori ketimpangan rendah,"ujarnya.

Salah satu ukuran ketimpangan yang sering digunakan adalah Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0-1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi. 

"Gini Ratio Sumatera Utara pada bulan Maret 2013 (titik awal pada Gambar 1) tercatat sebesar 0,354. Selama periode Maret 2013 hingga September 2019, nilai Gini Ratio cukup berfluktuasi. (pp-04)
Komentar Anda

Berita Terkini