-->

Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2019 Di Paluta Masih Menunggu Jadwal dari BKN

harian9 author photo
PALUTA| H9
Pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 yang dinanti para peserta hingga saat ini masih tertunda. Penundaan SKB itu akibat adanya wabah pandemi Covid-19.

“Sesuai jadwal, seharusnya pelaksanaan Tes SKB di bulan Maret lalu. Tapi karena masih pandemi Covid-19 jadwalnya berubah dan masih menunggu kepastian dan jadwal resmi dari BKN,” kata Kepala BKD Paluta Hasan Basyri Siregar melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Eko Prasetyo Ssos kepada awak media, Senin (6/7/2020).

Kata Eko, penundaan itu berdasarkan Surat Menteri PAN-RB Nomor B/318/M.SM.01.00/2020 tertanggal 17 Maret 2020 Perihal Penundaan Jadwal Pelaksanaan SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 dengan mempertimbangkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Nasional Non Alam Pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Pemkab Paluta melalui Badan Kepegawaian Daerah telah mengumumkan secara resmi hasil nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Pengumuman itu terlampir dalam Nomor: 810/1519/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang hasil nilai SKD. Dan peserta yang lulus SKD berhak mengikuti SKB CPNS Formasi 2019.

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber disebutkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkirakan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Formasi Tahun 2019 akan dilaksanakan pada Agustus-September 2020.

Pelaksanaan SKB CPNS 2019 tersebut dilakukan setelah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan (Dikdin) Formasi Tahun 2020 selesai digelar.

Hal tersebut terungkap dalam rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS formasi tahun 2019 yang berlangsung Selasa, (19/5) melalui Video Conference.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana selaku Ketua Panselnas mengatakan, namun hal itu tetap menyesuaikan dengan status kedaruratan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Untuk itu, selain menunggu persetujuan Presiden terhadap jadwal yang ditetapkan tersebut, Panselnas juga mempertimbangkan rekomendasi dari Gugus Tugas Pandemi soal status darurat Covid-19,” terang Bima dalam keterangan resmi, Selasa (19/5) malam. (WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini