-->

Polres Palas Amankan Pengelola, Pelayan Cafe Remang-Remang

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Keluhan warga Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) khususnya di seputaran Desa Bulusonik, dan Kampung Saroha Desa Tanjung Botung yang meminta agar tempat hiburan malam seperti cafe remang-remang dan tempat karaoke di sepanjang wilayah Desa tersebut yang masih beroperasi agar segera ditutup.

Langsung direspon Polres Padang Lawas dengan melaksanakan penertiban, Tugas Razia Penyakit Masyarakat seperti Judi, Miras dan Perempuan Pekerja Seks Komersial di Kabupaten Padang Lawas. Senin (06/07/2020) dimulai pukul 17.00 Wib sampai dengan selesai.

Pada razia penertiban yang langsung dipimpin Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito. SIK melalui Kasat Shabara, AKP Muhammad Husni Yusuf disertai para personil, berhasil dirazia 3 cafe remang-remang yang menyediakan minuman memabukkan.

Jangkauan wartawan, Sat Shabara Polres Palas merazia cafe remang-remang yang berlokasi di kecamatan barumun di lokasi yang disebut cafe atau warung remang remang yang berada dibelakang pesona desa bulusonik, dan dilokasi yang berada di kampung saroha desa tanjung botung, petugas berhasil mengamankan pemilik cafe dan pelayan yang diduga sebagai wanita penghibur.

Selanjutnya petugas memboyong ketiga pemilik cape tersebut dengan rincian pemilik cape desa bulusonik berinisial YS, dua pemilik cape desa tanjung botung SS dan FH, serta pelayan cape juga barang bukti temuan 6 (Enama) kotak Bir Bintang dan 10 (Sepuluh) Jerigen Tuak bersama pelayan yang diamankan ke Mako Polres Padang Lawas.

Diketahui dari ke 13 orang yang diamankan di Polres Padang Lawas dan 3 orang yang akan diajukan ke PJU(Penuntut Jaksa Umum) atas pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Padang Lawas (Palas) Nomor : 07 Tahun 2015, Tentang; Pengendalian, Pengawasan dan Penertiban Minuman Beralkohol.

Hingga berita ini diturunkan didapat data resmi jumlah pasti serta nama-nama pemilik cafe dan pelayan yang diamankan petugas.

Sebelumnya, warga dari sekitar Lokasi tersebut menyampaikan keberadaan atas keberadaan cafe remang-remang dan karaoke yang sangat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di wilayah desa desa tersebut.

Selain menyampaikan keluhannya, warga juga langsung menyampaikan kepada setiap petugas yang lewat di desa tersebut,

Mereka menyatakan sangat keberatan dengan adanya bangunan warung, cafe remang-remang, karaoke tersebut karena itu aparat diminta segera menutup dan membongkar bangunan mereka. yang diduga menyediakan minuman keras (beralkohol), wanita penghibur (PSK), dan perjudian.

Meski Pemerintah Kabupaten Palas sudah melarang beroperasinya tempat hiburan Pemberitahuan dan Himbauan kepada pengelola Usaha untuk menghentikan aktivitas seperti, Karaoke yang memiliki pelayanan khusus, dan Tempat Hiburan Malam. Dengan menerbitkan perda.

Namun edaran dan perda tersebut tampaknya tidak diindahkan oleh pengelola hiburan malam seperti cafe remang-remang dan karaoke. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini