-->

Proyek Parit Beton di Langkat Dikerjakan Tanpa Plank

harian9 author photo
LANGKAT| H9
Pembuatan parit beton yang kini sedang dalam proses pelaksanaan kerja di Kelurahan Sei Bilah Barat dan Kelurahan Sei Bilah Timur Langkat di kerjakan tanpa plank sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2010( PP NO 54 Thn 2010) junto ( JO)Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012( Perpres NO 70 Th 2012) JO Peraturan Presiden Nomor  16 thn 2018 Tentang Pengadaan Barang dan jasa. 

Hal ini di sampaikan seorang aktifis LSM Teluk Aru, Syafril (56) warga Sei Bilah Timur kepada harian9.com  Selasa.(14/7/20). Menurutnya beberapa persoalan proyek parit beton yang kini sedang di kerjakan di Kelurahan Sei Bilah Barat dan Kelurahan Sei Bilah Timur Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat,  Selain tidak ada plank juga menggunakan material yang kurang berkualitas seperti dinding lapisan parit beton yang retak tetap di gunakan  oleh pihak pekerja.

Di duga pihak rekanan yang di tunjuk sebagai pemenang tender dari Dinas terkait Provinsi Sumatera utara melakukan dugaa mark up karena sampai saat ini tidak memasang plank sebagaimana di atur dalam pasal 5,6. PP NO 16 Tahun 2018

Dalam pasal 5 dinyatakan setiap pekerjaan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara( APBD)  dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) APBD) harus transparan dan terbuka sedangkan di dalam pasal 6 di tambah lagi harus efisien efektif,akuntabel.

"Ternyata hal ini tidak di laksanakan pihak rekanan sebagai Kuasa pelaksana anggaran . Kesimpulanya dapat di duga pihak pelaksana proyek melakukan markup ," beber Syafril.

Di Tempat terpisah Kepala Kelurahan Sei Bilah Barat ketika di konfirmasi soal proyek lewat WA/HP tidak bersedua memberikan tanggapan berkenaan dengan proyek parit beton tersebut

Hasil pantauan ke lokasi proyek memang tidak ada terpasang plank proyek sebagai keterbukaan informasi publik dan tranparansi pengguna anggaran( WD.042)
Komentar Anda

Berita Terkini