-->

Rektor USU dan WR 1 Dikabarkan Positif Corona tanpa Gejala

harian9 author photo
MEDAN| H9
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Runtung Sitepu SH M Hum, dikabarkan positif terjangkit covid-19, Minggu (12/7/2020).

Bahkan pada kabar yang beredar di pesan WhatsApp menyebutkan, anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Prof Dr Darma Bakti MS dan Wakil Rektor I Prof Dr Ir Rosmayati MS juga mengalami hal yang sama terjangkit virus corona. 

Ini Pesan yang beredar di grup WhatsApp. 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Terkait tracing terhadap kontak dengan salah satu anggota MWA dan ibu WR1 yg confirmed positif Covid19  dengan ini atas izin bapak Rektor, kami sampaikan hasil swab Bapak Rektor USU Prof. Runtung, SH, MHum positif Covid19  dengan kondisi baik dan tidak ada gejala. Saat ini beliau melakukan isolasi mandiri . Untuk memutus mata rantai penularan kami harapkan Bapak Ibu yg ada kontak erat dengan beliau dalam 14 hari terakhir agar melakukan swab di RS USU atau tempat pelayanan swab RT PCR lainnya di Sumatera Utara. 

Demikian kami sampaikan, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. 

Direktur Utama RS USU
 (Dr. dr. Syah Mirsya Warli, SpU(K)

Sementara itu Kepala Kantor Humas, Promosi dan Protokoler USU Elvi Sumanti ST M Hum dikonfirmasi, Minggu (12/7/2020) membenarkan Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH M Hum positif Covid - 19.

"Benar, Beliau sekarang isolasi mandiri dan tetap sehat sehat seperti biasa," jelas Elvi Sumanti.

Demikian juga dengan WR I Prof Dr Ir Rosmayati MS. ”Benar ibu wakil rektor I dan pak rektor  USU sedang melakukan isolasi mandiri, kedua pimpinan dalam kondisi sehat, ” kata Evi Sumanti

"Mari kita ikut mendoakan kesehatan dan kesembuhan pak rektor dan ibu wakil rektor  I USU. Semoga keduanya  selalu dalam lindungan Allah," kata Evi .  

Sementara  sejumlah kalangan kampus di Medan  mengaku mendapat kiriman  WhatsApp itu tentang hasil Swab Rektor USU dan Wakil Rektor I USU. "Kita patut memberi penghormatan atas sikap ksatria beliau  secara terbuka dan mengakuinya. Ini penting diketahui, agar orang yang pernah kontak dengan beliau   dalam dua pekan terakhir, bisa segera melakukan pemeriksaan kesehatan," ujar beberapa kalangan kampus.(pr-02)
Komentar Anda

Berita Terkini