-->

Tanggap Bahaya Narkoba, PNB Lingkungan I Gelar Musyawarah Dan Bentuk Peraturan

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Untuk menangkal maraknya peredaran serta memberikan pemahaman terhadap bahaya narkoba di kalangan Pemuda, Parsadaan Naposo Bulung (PNB), Lingkungan (LK) I, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas). menggelar rapat tahunan dalam upaya menanggulangi bahaya narkoba bagi pemuda lingkungan setempat beberapa hari yang lalu, di pendopo Mesjid An-Nur:Aek Tong-tong.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian serius PNB terhadap tingkat ancaman bahaya narkoba di Indonesia yang sudah sangat memprihatinkan, Khususnya di lingkungan I Kelurahan Pasar Sibuhuan. Terlebih lagi dari kasus narkoba yang ada di Kabupaten Padang Lawas, bebetapa diantaranya terjadi di Lingkungan Kita ini, dikatakan ketua PNB LK I, Dodi Syahputra Pandjaitan, didampingi pembina PNB Rosihan Rambe yang lebih dikenal Lobe. Ketika dikonfirmasi Harian9.com diposko lingkungan tersebut.

Untuk itulah, pada kesempatan itu dibentuk relawan anti narkoba yang terdiri dari para pemuda pemudi yang ada dilingkungan kita ini dan sekaligus kita buat petaturan dalam lingkungan untuk mengantisipasi meluasnya dampak peredaran narkoba di kalangan pemuda. Kata Dodi

Hasil dari musyawarah tersebut, kita terbentuk dalam suatu peraturan PNB LK I, nomor 1 tahun 2020 tentang tata tertib lingkungan I. Disebut petaturan yang merupakan perumusan dari kesepakan segenap warga.

Dimana peraturan tersebutd engan beberapa rincian, yakni a. Warga lingkungan I adalah orang atau badan hukum, yang secara hukum bertempay tinggal dilingkungan I, dan merupakan anggota PNB lainnya. b. Naposo bulung adalah setiap warga lingkungan I, jenis kelamin laki-laki dari usia 17 tahun sampai 45 tahun. c. PNB LK I Pasadaan Naposo Bulung. d. Warga asing merupakan warga yang tidak bertempat tinggal di lingkungan I, atau tidak terdaftar dalam register PKK LK I. e. Lingkungan I. Merupakan jalan umum yang terdiri dari bentuk bangunan, taman disetiap bangunan tempat tinggal   yang terletak di Kawasan lingkungan. Tutur Dodi sembari perlihatkan hasil musyawarah tersebut.

Dijelaskan Donna Siregar, SH selaku sekretaris LK I, mengatakan hasil dari kesepakan bersama peraturan umum pasal 1 yang meliputi Setiap PNB LK I, 1.jika menjumpai orang asing (Luar lingkungan) wajib menanyakan apa keperluannya, jika dirasa ada yang mencurigakan dengan kehadiran orang tersebut, harus berkoordinasi dengan Ketua PNB dankeanggotaan lainnya.

2. Setiap warga yang melakukan pencurian dan perbuatan yang merugikan masyarakat lain, sanksinya akan dikeluarkan dari keanggotaan PKK LK 1, setelah terlebih dahulu dilakukan tindakan petingatan kepadanya dan pendekatan secara persuasif  antara pelaku dan korban.

3. Diwajibkan untuk seluruh warga melaporkan kepada Ketua PNB yang diteruskan kepada Kepala Lingkungan, apabila ada terjadi pencurian, keributan, atau adanya orang asing yang terindikasi dapat mengganggu keamanan dan ketertiban warga.

4. Setiap orang yang melakukan transaksi narkoba, pemakai atau mengkomsumsi narkoba, dan diketahui memiliki narkoba, di LK 1 bagi pelaku yang tertangkap akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindak sesuai hukum yang barlaku.

5. Bagi siapa saja warga yang melaporkan dan memberikan informasi tentang penyalahgunaan nakoba di LK 1, akan diberikan imbalan sebesar Rp.300.000,' (Tiga ratus ribu rupiah) identitas pelapor akan dirahasiakan.

Dan ke 6. Setiap anggota PNB tidak boleh nongkrong dipemandian umum perempuan sepanjang sungai sibuhuan, bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp. 1.000.000,' (Satu juta rupiah) atau dikeluarkan dari keanggotaan PNB LK 1.
Jelas Donna Siregar, SH yang juga merupakan seorang psngacara muda yang berbakat dan penuh talenta.

Selain itu, ia juga menanmbahkan, untuk pasal 2 yang isinya yakni, 1. setiap naposo bulung (NB) LK I, menjumpai warga diluar lingkungan diatas pukul 22.00. Wib wajib diamankan kepos pos ronda yang audah disediakan atau kependopo menjid An-Nur tersebut, unruk ditanyakan hal seputar identitas, dengan cecara kekeluargaan, untuk urusan apa atau sedang berkunjung kepada sanak keluarganya.

2. Setiap NB LK 1, diharuskan terus berkoordinasi dengan anggota NB Lainnya, Hatobangon (Cerdik Pandai atau yang dituakan) di LK 1, dan penegak hukum apabila ada tindakan seperti disebutkan dalam peraturan pasal 1 dan 2 ayat (1).

3. Setiap warga yang ingin bepergian yang berarti rumah dalam keadaan kosong dalam janfka 1x24 jam atau lebih tidak diperkenankan meninggalkan peralatan yang mudah terbakar atau bahan yang sangat mudah terbakar.

4. Bila menerima tamu/keluarga yang menginap dirumah 1x24 jam diwajibkan untuk melaporkan keberadaan tamu tersebut dengan data lengkap identitas kepada kepala lingkungan dan ketua PNB LK I, demi kenyaman kita bersama. Ungkap Donna Siregar, SH, ketika mempersiapkan berkas yang akan dikerjakannya.

Disisu lain, Ia juga mengapresiasi kinerja Polres Palas yang sangat tanggap dan cepat dalam mengungkap dan menangani permasalahan narkoba di Kabupaten Padang Lawas kita ini yang semakin Bercahaya, sehingga mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pungkas Donna Siregar, SH.

Sementara Mewakili Kepala Lingkungan, Ketua PKK LK 1, Rosihan Rambe (Lobe) selaku Dewan Pembina PNB LK 1,  menyampaikan bahwa peraturan yang telah disepakati bersama ini, apa bila masih ada kekurangan dan bila perlu ditambah lagi sesuai dengan peraturan yang berlaku, akan kita atur kembali sebagaimana mestinya, dalam tambahan peraturan untuk kemudian hari.

Setelah disahkan secara musyawarah dengan PNB LK 1, dan Ia juga menaruh perhatian serius terhadap bahaya peredaran narkoba di kalangan generasi muda. Khususnya di Lingkungan 1 kita ini. Kata Rosihan Rambe.

“Peredaran narkoba masih sangat marak di Kabupaten Padang Lawas dan tentunya ini menjadi atensi bagi kita semua, tugas kita bersama adalah menghentikan semua ini sehingga anak cucu kita terbebas dari bahaya narkoba,” kata Lobe menambahkan apa yang telah diucapkan oleh ketua dan sekretaris PNB LK I tersebut.

Ia jug berharap, dengan dibentuknya peraturan tersebut nantinya akan mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda khususnya di lingkungan 1  untuk lebih memahami mengenai bahaya narkoba, menyadari dampak hukum penyalahgunaan narkoba, mengetahui bentuk dan jenis narkoba sebagai bentuk antisipasi peredaran narkoba, serta mengetahui dampak buruknya bagi kesehatan.

Disamping itu, Rosihan mengatakan Peraturan tersebut dihadiri seluruh PNB dan diketahui oleh Kepala Lingkungan 1 H. Darwin Nasution, Ketua PKK LK 1. H. Fahruddin Panggabean dan juga ditandatangani oleh Ketua PNB LK 1, Dodi Syahputra Pandjaitan, SKM, Sebutnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini