-->

Tingkatkan SDM, Dua Pemdes Jalin Kerjasama dengan USU

harian9 author photo
PALAS| H9
Dalam rangka pengabdian masyarakat, program desa binaan "Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Tenaga Surya,  Pada Aktifitas Usaha Masyarakat"

Pemerintah Desa Sayur Matua dan Pemerintah Desa (Pemdes), Sayur Mahincat, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) menjalin kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU). Jalinan kerjasama itu terkait peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) selama 1 (satu) tahun kedepan di kedua desa itu.

Kegiatan perjanjian kerjasama tersebut berlangsung, Senin (13/07/2020) di Ruang Gedung Serbaguna Balai Desa Sayur Matua, Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara ( Sumut) antara pemdes Sayur Matua dan Pemdes Sayur Mahincat dengan USU. 

Selain kades Sayur Matua dan Sayur Mahincat, Hadir dalam kesempatan itu seluruh KKNUSU20 KPL R89. Turut hadir juga kedua Perangkat desa, masyarakat desa tersebut beserta undangan lainnya.

Kades Suyur Matua H. Lawali Hasibuan mengatakan, kerjasama ini sangat diharapkan pihaknya demi kemajuan pembangunan dan SDM di kedua desa mereka.Kemajuan itu antara lain khususnya dibidang pendidikan, penyuluhan dan perencanaan.

Diakui H. Lawali Hasibuan, Desa Sayur Matua dan Sayur Mahincat memiliki wilayah yang luas namun belum seluruhnya dapat tergarap dengan baik.

Saat ini pihaknya terus dalam upaya peningkatan SDM dalam berbagai bidang. “kedua desa ini memiliki kelompok tani, sarana pendidikan, dan lainnya di daerah kami (kedua desa tersebut) namun SDM nya harus lebih baik lagi kedepannya,’’ akunya.

Sesuai dengan Visi dan Misi desanya dimana Visinya,"Mewujudkan negeri (Desa) yang baldatun dan toyyibatun warobhun goffur dan tata kelola pemetintahan yang modern berdasarkan kearifan lokal." Sebutnya.

Dengan, Misinya"Membentuk Badan Usaha Ekanomi Desa, Kelompok Tani Yang Modern (kelompok tani kebun, ternak, dan perikanan), Mendirikan Sarana Pendidikan Formal (Paud, TK,  Madrasah, Tsanawiyah, dan lainnya), Melakukan Pelatihan Keterampilan, dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Melakukan Kerjasama Dengan Lembaga Pemerintahan, dan Non Pemerintahan, Perguruan Tinggi Negeri, Swasta, juga yang lainnya. Ujar H. Lawali Hasibuan selaku kades Sayur Matua

Untuk itu, Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna dan Tenaga Surya,  Pada Aktifitas Usaha Masyarakat didesa Sayur Matua dan desa Sayur Mahincat, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Palas. Kedua Pemdes menjalin kerjasama dalam satu tahun kedepan yakni 1. di bidang sistem penyiraman tanaman otomatis tenaga surya pada perkebunan dan budidaya., 2. Green hause.

Selanjutnya, 3. dibidang pembuatan kompos dari kotoran hewan dan sampah organik, 4. Alat pemberian pakan ikan otomatis, 5. Penyiang gulma dan penggembur tanah., 6. Perangkap hama. 7. Sistem pengelolaan air., 8. Analisis unsur harga tanah adat., 9. Pengembangbiakan BSF (lalat tentara hitam) sebagai alternative untuk ternak., dan ke 10. Penyulingan minyak atsiri skala rumah tangga. Hal ini diungkapkan H. Lawali Hasibuan.

Kades juga berharap, kerjasama  dengan USU ini nantinya akan mampu meningkatkan kemampuan SDM masyarakat di jajaran kedua Pemdes khususnya pada bidang bidang tersebut diatas. Sehingga kerjasama ini juga kedepannya dapat membuat desa sayur matua dan desa sayur mahincat dapat lebih maju lagi kedepannya." Harap H. Lawali.

Sementara dikesempatan sama pemaparan dari KKNUSU20 KPL R89  menyatakan, pihaknya membuka diri dalam hal kerjasama khususnya dalam bidang peningkatan kemampuan daerah perdesaan untuk mengejar ketertinggalan khususnya pada bidang bidang tersebut.

Karena itu kita, Dalam rangka pengabdian masyarakat, dengan program desa binaan agar Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Tenaga Surya, Pada Aktifitas Usaha Masyarakat dapat terwujud dengan pola dan teknisnya masyarakat.

Seperti untuk bidang produksi Peternakan sapi kegunaan tercantum diatas dia menjelaskan, bagaimana kita menjadi swasembada daging untuk desa ini dulu, sehingga bisa merasakan nikmatnya daging sapi yang segar, kenapa karena sapinya tumbuh sehat dan berkembang sesuai dengan kebutuhan ibu ibu pkk, posyandu dengan kelompoknya cara penyediaan pakan ternak. Tuturnya.

Kemudian, kita akan lihat mana yang lebih layak disaat situasi dan kondisi sekarang apakah tenaga listrik atau dengan sinar matahari penuh (tenaga surya) seperti yang telah kita lakukan penelitiannya, untuk semua yang tersebut diatas dalam kerjasama. Katanya.

Dia juga menyarankan kepada masyarakat kedua desa untuk dapat memahami karena tahapan ini sangat penting dan program lainnya. Supaya bisa kita jelaskan, paparkan, evaluasinya kepada masyakat dan lebih mengerti manfaat dari tenaga surya, agar kemampuan mereka yang kita latih dapat dimaksimalkan yang pada gilirannya ikut dalam pelatihan benar benar dapat dimanfaatkan sebagai SDM yang mendukung kemajuan daerahnya. Pungkas dari KKNUSU20 KPL R89.

Usai kegiatanpenandatangan kerjasama dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama. (WD1)
Komentar Anda

Berita Terkini